Tak Hanya Bikin Langsing, Ini Dia 5 Manfaat Lain Ikut Program Diet

Tak Hanya Bikin Langsing, Ini Dia 5 Manfaat Lain Ikut Program Diet

- detikHealth
Selasa, 18 Feb 2014 08:31 WIB
Tak Hanya Bikin Langsing, Ini Dia 5 Manfaat Lain Ikut Program Diet
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Selain membuat tubuh menjadi lebih langsing, ikut program diet alias mengatur pola makan yang lebih sehat juga bisa memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh lho. Tak percya? Berikut 5 manfaat yang bisa didapat dengan teratur menerapkan pola makan sehat.

Dr Cindy Pan, MBBS, FRACGP, dokter asal Sydney, Australia, ini mengemukakan manfaat-manfaat sehat diet, seperti dikutip dari Body and Soul, Selasa (18/2/2014):



Ilustrasi (Foto: Thinkstock)

1. Mengurangi asupan lemak jenuh

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Konsumsi berlebihan lemak jenuh, seperti lemak pada daging, kulit ayam, serta makanan ringan lainnya, dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah. Mengurangi asupan lemak ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi. Keduanya merupakan faktor risiko yang signifikan untuk penyakit jantung dan stroke.

1. Mengurangi asupan lemak jenuh

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Konsumsi berlebihan lemak jenuh, seperti lemak pada daging, kulit ayam, serta makanan ringan lainnya, dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah. Mengurangi asupan lemak ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi. Keduanya merupakan faktor risiko yang signifikan untuk penyakit jantung dan stroke.

2. Makan lebih banyak prebiotik dan probiotik

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Prebiotik dan probiotik banyak ditemukan dalam berbagai makanan yang bergizi dan rendah kalori, salah satunya yoghurt. Yoghurt merupakan sumber probiotik, bakteri baik yang meningkatkan fungsi dan kekebalan usus.

Sementara prebiotik bekerja sama dengan probiotik. Makanan yang kaya akan prebiotik meliputi bawang merah, daun bawang, bawang putih, asparagus, pisang dan biji-bijian. Konsumsi makanan yang kaya akan probiotik dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi gejala iritasi usus seperti kembung dan sembelit.

2. Makan lebih banyak prebiotik dan probiotik

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Prebiotik dan probiotik banyak ditemukan dalam berbagai makanan yang bergizi dan rendah kalori, salah satunya yoghurt. Yoghurt merupakan sumber probiotik, bakteri baik yang meningkatkan fungsi dan kekebalan usus.

Sementara prebiotik bekerja sama dengan probiotik. Makanan yang kaya akan prebiotik meliputi bawang merah, daun bawang, bawang putih, asparagus, pisang dan biji-bijian. Konsumsi makanan yang kaya akan probiotik dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi gejala iritasi usus seperti kembung dan sembelit.

3. Meningkatkan asupan serat

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Banyak konsumsi makanan dengan kandungan tinggi serat dapat membantu penurunan berat badan, sebab mereka cenderung mengenyangkan, rendah lemak, dan kalori. Manfaat tambahan dari konsumsi serat termasuk penurunan risiko kanker kolorektal, sembelit, sindrom iritasi usus besar, menurunkan kolesterol, mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.

Direkomendasikan bagi Anda untuk mengonsumsi serat sebanyak 25-30 gram per hari. Selain itu pastikan Anda minum air putih bersamaan dengan konsumsi serat.

3. Meningkatkan asupan serat

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Banyak konsumsi makanan dengan kandungan tinggi serat dapat membantu penurunan berat badan, sebab mereka cenderung mengenyangkan, rendah lemak, dan kalori. Manfaat tambahan dari konsumsi serat termasuk penurunan risiko kanker kolorektal, sembelit, sindrom iritasi usus besar, menurunkan kolesterol, mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.

Direkomendasikan bagi Anda untuk mengonsumsi serat sebanyak 25-30 gram per hari. Selain itu pastikan Anda minum air putih bersamaan dengan konsumsi serat.

4. Mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makan makanan rendah IG (indeks glikemik) dapat membantu mengatur dan mengurangi fluktuasi gula darah, serta meningkatkan rasa kenyang. Yang penting Anda tetap perlu memperhatikan jumlah total karbohidrat yang dimakan, sebab konsumsi makanan rendah IG berlebihan masih akan menyebabkan kenaikan berat badan.

4. Mengonsumsi makanan rendah indeks glikemik

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makan makanan rendah IG (indeks glikemik) dapat membantu mengatur dan mengurangi fluktuasi gula darah, serta meningkatkan rasa kenyang. Yang penting Anda tetap perlu memperhatikan jumlah total karbohidrat yang dimakan, sebab konsumsi makanan rendah IG berlebihan masih akan menyebabkan kenaikan berat badan.

5. Hanya mengonsumsi produk susu rendah lemak

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Mengonsumsi produk susu akan memastikan asupan kalsium yang cukup, mengurangi osteoporosis risiko, serta membantu dalam penurunan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan protein susu kasein dan whey secara signifikan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

5. Hanya mengonsumsi produk susu rendah lemak

Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Mengonsumsi produk susu akan memastikan asupan kalsium yang cukup, mengurangi osteoporosis risiko, serta membantu dalam penurunan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan protein susu kasein dan whey secara signifikan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.
Halaman 2 dari 12
Konsumsi berlebihan lemak jenuh, seperti lemak pada daging, kulit ayam, serta makanan ringan lainnya, dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah. Mengurangi asupan lemak ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi. Keduanya merupakan faktor risiko yang signifikan untuk penyakit jantung dan stroke.

Konsumsi berlebihan lemak jenuh, seperti lemak pada daging, kulit ayam, serta makanan ringan lainnya, dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Selain itu, hal ini juga dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah. Mengurangi asupan lemak ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan, tetapi juga dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi. Keduanya merupakan faktor risiko yang signifikan untuk penyakit jantung dan stroke.

Prebiotik dan probiotik banyak ditemukan dalam berbagai makanan yang bergizi dan rendah kalori, salah satunya yoghurt. Yoghurt merupakan sumber probiotik, bakteri baik yang meningkatkan fungsi dan kekebalan usus.

Sementara prebiotik bekerja sama dengan probiotik. Makanan yang kaya akan prebiotik meliputi bawang merah, daun bawang, bawang putih, asparagus, pisang dan biji-bijian. Konsumsi makanan yang kaya akan probiotik dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi gejala iritasi usus seperti kembung dan sembelit.

Prebiotik dan probiotik banyak ditemukan dalam berbagai makanan yang bergizi dan rendah kalori, salah satunya yoghurt. Yoghurt merupakan sumber probiotik, bakteri baik yang meningkatkan fungsi dan kekebalan usus.

Sementara prebiotik bekerja sama dengan probiotik. Makanan yang kaya akan prebiotik meliputi bawang merah, daun bawang, bawang putih, asparagus, pisang dan biji-bijian. Konsumsi makanan yang kaya akan probiotik dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dan mengurangi gejala iritasi usus seperti kembung dan sembelit.

Banyak konsumsi makanan dengan kandungan tinggi serat dapat membantu penurunan berat badan, sebab mereka cenderung mengenyangkan, rendah lemak, dan kalori. Manfaat tambahan dari konsumsi serat termasuk penurunan risiko kanker kolorektal, sembelit, sindrom iritasi usus besar, menurunkan kolesterol, mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.

Direkomendasikan bagi Anda untuk mengonsumsi serat sebanyak 25-30 gram per hari. Selain itu pastikan Anda minum air putih bersamaan dengan konsumsi serat.

Banyak konsumsi makanan dengan kandungan tinggi serat dapat membantu penurunan berat badan, sebab mereka cenderung mengenyangkan, rendah lemak, dan kalori. Manfaat tambahan dari konsumsi serat termasuk penurunan risiko kanker kolorektal, sembelit, sindrom iritasi usus besar, menurunkan kolesterol, mengurangi risiko diabetes dan penyakit jantung.

Direkomendasikan bagi Anda untuk mengonsumsi serat sebanyak 25-30 gram per hari. Selain itu pastikan Anda minum air putih bersamaan dengan konsumsi serat.

Makan makanan rendah IG (indeks glikemik) dapat membantu mengatur dan mengurangi fluktuasi gula darah, serta meningkatkan rasa kenyang. Yang penting Anda tetap perlu memperhatikan jumlah total karbohidrat yang dimakan, sebab konsumsi makanan rendah IG berlebihan masih akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Makan makanan rendah IG (indeks glikemik) dapat membantu mengatur dan mengurangi fluktuasi gula darah, serta meningkatkan rasa kenyang. Yang penting Anda tetap perlu memperhatikan jumlah total karbohidrat yang dimakan, sebab konsumsi makanan rendah IG berlebihan masih akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Mengonsumsi produk susu akan memastikan asupan kalsium yang cukup, mengurangi osteoporosis risiko, serta membantu dalam penurunan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan protein susu kasein dan whey secara signifikan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

Mengonsumsi produk susu akan memastikan asupan kalsium yang cukup, mengurangi osteoporosis risiko, serta membantu dalam penurunan berat badan. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan protein susu kasein dan whey secara signifikan dapat meningkatkan rasa kenyang dan mengendalikan nafsu makan.

(ajg/vit)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads