Berikut ini cara mengatasi IBS dengan makanan seperti yang disarankan Dr. Tan Chi Chiu, ahli gastroenterologi dari rumah sakit Gleneagles Singapore. Ia menyampaikannya dalam seminar Woman Through The Ages beberapa waktu lalu, seperti ditulis Jumat (30/5/2014).
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
1. Makanan penghasil gas
|
ilustrasi: Getty Images
|
1. Makanan penghasil gas
|
ilustrasi: Getty Images
|
2. Produk susu
|
ilustrasi: Getty Images
|
Gejala yang diduga IBS bisa saja ternyata disebabkan oleh sensitivitas terhadap komponen susu selain laktosa. Jika makanan penghasil gas sudah berhenti dikonsumsi tapi gejala IBS masih terasa, Anda bisa mencoba menghentikan konsumsi susu dan produk olahannya.
2. Produk susu
|
ilustrasi: Getty Images
|
Gejala yang diduga IBS bisa saja ternyata disebabkan oleh sensitivitas terhadap komponen susu selain laktosa. Jika makanan penghasil gas sudah berhenti dikonsumsi tapi gejala IBS masih terasa, Anda bisa mencoba menghentikan konsumsi susu dan produk olahannya.
3. Diet rendah FODMAP
|
ilustrasi: Getty Images
|
Anda bisa mencoba menghentikannya selama 6-8 minggu, lalu perlahan mulai santap kembali satu per satu untuk melihat makanan mana yang menyebabkan IBS dan makanan mana yang tidak.
Studi menunjukkan bahwa cara ini bermanfaat untuk sakit perut, kembung, perut bergas, dan ketidaknormalan konsistensi kotoran. Bagaimanapun juga, konsultasikan dengan ahli diet untuk mencegah pembatasan makanan berlebihan.
3. Diet rendah FODMAP
|
ilustrasi: Getty Images
|
Anda bisa mencoba menghentikannya selama 6-8 minggu, lalu perlahan mulai santap kembali satu per satu untuk melihat makanan mana yang menyebabkan IBS dan makanan mana yang tidak.
Studi menunjukkan bahwa cara ini bermanfaat untuk sakit perut, kembung, perut bergas, dan ketidaknormalan konsistensi kotoran. Bagaimanapun juga, konsultasikan dengan ahli diet untuk mencegah pembatasan makanan berlebihan.
4. Makanan mengandung gluten
|
ilustrasi: Getty Images
|
Sensitivitas Gluten Non Coeliac (NCGS) diduga menjadi penyebab gejala IBS. Pasalnya, gluten terbukti mengubah fungsi penghalang dari usus pada IBS-D atau diare.
4. Makanan mengandung gluten
|
ilustrasi: Getty Images
|
Sensitivitas Gluten Non Coeliac (NCGS) diduga menjadi penyebab gejala IBS. Pasalnya, gluten terbukti mengubah fungsi penghalang dari usus pada IBS-D atau diare.
5. Uji alergi makanan
|
ilustrasi: Getty Images
|
5. Uji alergi makanan
|
ilustrasi: Getty Images
|
6. Serat
|
ilustrasi: Getty Images
|
Bagaimanapun juga, tak ada efek samping serius yang dilaporkan selain kembung atau perut bergas. Bagi penderita IBS-C atau sembelit, Anda bisa mulai mengonsumsi makanan sumber serat seperti gandum utuh, buah segar atau kering, dan sayuran. Cobalah sedikit demi sedikit untuk melihat efeknya.
6. Serat
|
ilustrasi: Getty Images
|
Bagaimanapun juga, tak ada efek samping serius yang dilaporkan selain kembung atau perut bergas. Bagi penderita IBS-C atau sembelit, Anda bisa mulai mengonsumsi makanan sumber serat seperti gandum utuh, buah segar atau kering, dan sayuran. Cobalah sedikit demi sedikit untuk melihat efeknya.
7. Bagaimana dengan probiotik?
|
ilustrasi: Getty Images
|
Meski memiliki kaitan dengan membaiknya gejala, manfaatnya tak begitu besar dan tak konsisten. Selain itu, tak jelas mana spesies dan strain bakteri yang paling efektif.
7. Bagaimana dengan probiotik?
|
ilustrasi: Getty Images
|
Meski memiliki kaitan dengan membaiknya gejala, manfaatnya tak begitu besar dan tak konsisten. Selain itu, tak jelas mana spesies dan strain bakteri yang paling efektif.
Halaman 2 dari 16










































