Ini Daftar Makanan dengan Densitas Rendah, Sedang dan Tinggi

Langsing Ala Diet REST

Ini Daftar Makanan dengan Densitas Rendah, Sedang dan Tinggi

- detikHealth
Jumat, 30 Mei 2014 10:01 WIB
Ini Daftar Makanan dengan Densitas Rendah, Sedang dan Tinggi
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Saat ingin menerapkan diet REST, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja bahan-bahan makanan yang dianjurkan, yang termasuk dalam kelompok densitas energi rendah (DER). Tak hanya itu, Anda juga penting mengetahui makanan apa saja yang harus dimodifikasi, yang tergolong berdensitas sedang dan tinggi.

"Makanan yang densitas energinya rendah didapat dari golongan makanan sayur, buah, agar-agar dan susu. Susunya low-fat atau susu segar plain, jangan susu kental manis. Sedangkan makanan yang densitas energinya tinggi itu golongan minyak dan gula. Jadi semua makanan yang sudah ditambah gula, lemak, minyak, itu energinya jadi naik. Sangat tidak dianjurkan dalam diet REST," ungkap Rita Ramayulis, DCN, MKes, saat ditemui detikHealth dan ditulis pada Jumat (30/5/2014).

Bukan berarti lantas Anda dilarang untuk mengonsumsi makanan berdensitas sedang atau tinggi, Rita berpesan sebaiknya Anda hanya mengurangi porsi dan memodifikasinya. Cara memodifikasinya adalah dengan mengonsumsinya bersama dengan makanan berdensitas rendah. Dengan begitu, total densitas energi hidangan itu nantinya akan menjadi rendah.

Berdasarkan densitas energi, bahan makanan dapat dikelompokkan menjadi sangat rendah, rendah, sedang dan tinggi. Dikutip dari buku yang ditulis Rita dengan judul 'Slim is Easy: Cara Ajaib Menurunkan Berat Badan dengan Diet REST', berikut daftarnya:

ilustrasi (Foto: Thinkstock)

1. Bahan makanan dengan Densitas Energi Sangat Rendah

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0 sampai dengan 0,6 kcal/gram bahan makanan. Di antaranya adalah air putih, agar-agar, air kelapa muda, susu kambing, susu sapi dan yoghurt. Sementara untuk sayurnya antara lain lobak, selada, sawi, seledri, taoge, terung, buncis, bit, bayam, daun katuk, kembang kol, mentimun, labu siam dan wortel.

Jangan lupa pentingnya konsumsi buah-buahan dalam diet REST yang dapat dikonsumsi dari apel, belimbing, bengkuang, duku, jambu biji, jeruk bali, lemon, mangga golek, manggis, nanas, pepaya dan semangka.

1. Bahan makanan dengan Densitas Energi Sangat Rendah

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0 sampai dengan 0,6 kcal/gram bahan makanan. Di antaranya adalah air putih, agar-agar, air kelapa muda, susu kambing, susu sapi dan yoghurt. Sementara untuk sayurnya antara lain lobak, selada, sawi, seledri, taoge, terung, buncis, bit, bayam, daun katuk, kembang kol, mentimun, labu siam dan wortel.

Jangan lupa pentingnya konsumsi buah-buahan dalam diet REST yang dapat dikonsumsi dari apel, belimbing, bengkuang, duku, jambu biji, jeruk bali, lemon, mangga golek, manggis, nanas, pepaya dan semangka.

2. Bahan makanan dengan Densitas Energi Rendah

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0,6 sampai dengan 1,5 kcal/gram bahan makanan. Beberapa di antaranya kentang, singkong, ubi, daging kelapa muda, tahu, tempe dan daun singkong. Makanan laut seperti ikan gabus segar, ikan mas, ikan kembung, ikan bandeng, ikan bawal, kepiting, teri dan udang juga termasuk.

Untuk buah-buahan, Anda dapat mengonsumsi pisang, rambutan, salak, sirsak, alpukat, cempedak dan nangka.

2. Bahan makanan dengan Densitas Energi Rendah

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0,6 sampai dengan 1,5 kcal/gram bahan makanan. Beberapa di antaranya kentang, singkong, ubi, daging kelapa muda, tahu, tempe dan daun singkong. Makanan laut seperti ikan gabus segar, ikan mas, ikan kembung, ikan bandeng, ikan bawal, kepiting, teri dan udang juga termasuk.

Untuk buah-buahan, Anda dapat mengonsumsi pisang, rambutan, salak, sirsak, alpukat, cempedak dan nangka.

3. Bahan makanan dengan Densitas Energi Sedang

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 1,5 sampai dengan 4 kcal/gram bahan makanan. Contohnya antara lain beras putih, bihun, jagung, makaroni, mi kering, roti putih, kacang kedelai, kacang hijau, oncom, daging sapi, telur bebek dan telur ayam.

Selain itu, ragam jenis kerupuk seperti kerupuk udang dan kerupuk ikan juga termasuk makanan berdensitas sedang. Begitu juga dengan bahan-bahan seperti berbagai jenis tepung, misalnya tepung maizena, tepung beras, hingga tepung terigu.

3. Bahan makanan dengan Densitas Energi Sedang

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 1,5 sampai dengan 4 kcal/gram bahan makanan. Contohnya antara lain beras putih, bihun, jagung, makaroni, mi kering, roti putih, kacang kedelai, kacang hijau, oncom, daging sapi, telur bebek dan telur ayam.

Selain itu, ragam jenis kerupuk seperti kerupuk udang dan kerupuk ikan juga termasuk makanan berdensitas sedang. Begitu juga dengan bahan-bahan seperti berbagai jenis tepung, misalnya tepung maizena, tepung beras, hingga tepung terigu.

4. Bahan makanan dengan Densitas Energi Tinggi

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 4 sampai dengan 9 kcal/gram bahan makanan. Jika ingin menerapkan diet REST, penting bagi Anda untuk mengurangi porsinya dan menambahkan asupan buah serta sayur dalam waktu makan yang sama agar densitas energinya menjadi rendah.

Beberapa contoh bahan makanan berdensitas energi tinggi di antaranya biskuit, kacang tanah, ayam dengan kulit, bebek, kuning telur ayam dan bebek, daging kornet, sosis, mentega, margarin dan kerupuk kulit. Berbagai jenis minyak seperti minyak ikan, minyak kacang tanah, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan minyak wijen juga termasuk.

4. Bahan makanan dengan Densitas Energi Tinggi

ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 4 sampai dengan 9 kcal/gram bahan makanan. Jika ingin menerapkan diet REST, penting bagi Anda untuk mengurangi porsinya dan menambahkan asupan buah serta sayur dalam waktu makan yang sama agar densitas energinya menjadi rendah.

Beberapa contoh bahan makanan berdensitas energi tinggi di antaranya biskuit, kacang tanah, ayam dengan kulit, bebek, kuning telur ayam dan bebek, daging kornet, sosis, mentega, margarin dan kerupuk kulit. Berbagai jenis minyak seperti minyak ikan, minyak kacang tanah, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan minyak wijen juga termasuk.
Halaman 2 dari 10
Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0 sampai dengan 0,6 kcal/gram bahan makanan. Di antaranya adalah air putih, agar-agar, air kelapa muda, susu kambing, susu sapi dan yoghurt. Sementara untuk sayurnya antara lain lobak, selada, sawi, seledri, taoge, terung, buncis, bit, bayam, daun katuk, kembang kol, mentimun, labu siam dan wortel.

Jangan lupa pentingnya konsumsi buah-buahan dalam diet REST yang dapat dikonsumsi dari apel, belimbing, bengkuang, duku, jambu biji, jeruk bali, lemon, mangga golek, manggis, nanas, pepaya dan semangka.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0 sampai dengan 0,6 kcal/gram bahan makanan. Di antaranya adalah air putih, agar-agar, air kelapa muda, susu kambing, susu sapi dan yoghurt. Sementara untuk sayurnya antara lain lobak, selada, sawi, seledri, taoge, terung, buncis, bit, bayam, daun katuk, kembang kol, mentimun, labu siam dan wortel.

Jangan lupa pentingnya konsumsi buah-buahan dalam diet REST yang dapat dikonsumsi dari apel, belimbing, bengkuang, duku, jambu biji, jeruk bali, lemon, mangga golek, manggis, nanas, pepaya dan semangka.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0,6 sampai dengan 1,5 kcal/gram bahan makanan. Beberapa di antaranya kentang, singkong, ubi, daging kelapa muda, tahu, tempe dan daun singkong. Makanan laut seperti ikan gabus segar, ikan mas, ikan kembung, ikan bandeng, ikan bawal, kepiting, teri dan udang juga termasuk.

Untuk buah-buahan, Anda dapat mengonsumsi pisang, rambutan, salak, sirsak, alpukat, cempedak dan nangka.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sangat rendah jika mengandung 0,6 sampai dengan 1,5 kcal/gram bahan makanan. Beberapa di antaranya kentang, singkong, ubi, daging kelapa muda, tahu, tempe dan daun singkong. Makanan laut seperti ikan gabus segar, ikan mas, ikan kembung, ikan bandeng, ikan bawal, kepiting, teri dan udang juga termasuk.

Untuk buah-buahan, Anda dapat mengonsumsi pisang, rambutan, salak, sirsak, alpukat, cempedak dan nangka.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 1,5 sampai dengan 4 kcal/gram bahan makanan. Contohnya antara lain beras putih, bihun, jagung, makaroni, mi kering, roti putih, kacang kedelai, kacang hijau, oncom, daging sapi, telur bebek dan telur ayam.

Selain itu, ragam jenis kerupuk seperti kerupuk udang dan kerupuk ikan juga termasuk makanan berdensitas sedang. Begitu juga dengan bahan-bahan seperti berbagai jenis tepung, misalnya tepung maizena, tepung beras, hingga tepung terigu.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 1,5 sampai dengan 4 kcal/gram bahan makanan. Contohnya antara lain beras putih, bihun, jagung, makaroni, mi kering, roti putih, kacang kedelai, kacang hijau, oncom, daging sapi, telur bebek dan telur ayam.

Selain itu, ragam jenis kerupuk seperti kerupuk udang dan kerupuk ikan juga termasuk makanan berdensitas sedang. Begitu juga dengan bahan-bahan seperti berbagai jenis tepung, misalnya tepung maizena, tepung beras, hingga tepung terigu.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 4 sampai dengan 9 kcal/gram bahan makanan. Jika ingin menerapkan diet REST, penting bagi Anda untuk mengurangi porsinya dan menambahkan asupan buah serta sayur dalam waktu makan yang sama agar densitas energinya menjadi rendah.

Beberapa contoh bahan makanan berdensitas energi tinggi di antaranya biskuit, kacang tanah, ayam dengan kulit, bebek, kuning telur ayam dan bebek, daging kornet, sosis, mentega, margarin dan kerupuk kulit. Berbagai jenis minyak seperti minyak ikan, minyak kacang tanah, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan minyak wijen juga termasuk.

Makanan dikatakan memiliki densitas energi sedang jika mengandung 4 sampai dengan 9 kcal/gram bahan makanan. Jika ingin menerapkan diet REST, penting bagi Anda untuk mengurangi porsinya dan menambahkan asupan buah serta sayur dalam waktu makan yang sama agar densitas energinya menjadi rendah.

Beberapa contoh bahan makanan berdensitas energi tinggi di antaranya biskuit, kacang tanah, ayam dengan kulit, bebek, kuning telur ayam dan bebek, daging kornet, sosis, mentega, margarin dan kerupuk kulit. Berbagai jenis minyak seperti minyak ikan, minyak kacang tanah, minyak kelapa, minyak kelapa sawit dan minyak wijen juga termasuk.

(ajg/up)

Berita Terkait