Kurangi Konsumsi Nasi Setengah Porsi, Kalori 100-150 Kcal Pun 'Hilang'

Kurangi Konsumsi Nasi Setengah Porsi, Kalori 100-150 Kcal Pun 'Hilang'

- detikHealth
Kamis, 26 Jun 2014 16:35 WIB
Kurangi Konsumsi Nasi Setengah Porsi, Kalori 100-150 Kcal Pun Hilang
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Bagi Anda yang ingin mengurangi berat badan, pengaturan porsi makanan tentu menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Lantas bagaimana trik-trik mengurangi kalori agar berat badan bisa turun perlahan namun tetap kenyang?

Menurut Rita Ramayulis, DCN, MKes, pakar gizi, seperti ditulis dalam bukunya 'Slim is Easy: Cara Ajaib Menurunkan Berat Badan dengan Diet REST' dan dikutip detikHealth pada Kamis (26/6/2014), ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi asupan kalori yang masuk.

"Salah satunya dengan mengurangi setengah porsi nasi atau segenggam kepalan tangan. Itu Anda sudah mengurangi sekitar 100-150 kcal. Sementara itu, mengurangi konsumsi gula sebesar 1 sendok makan, Anda sudah mengurangi 50 kcal," tutur Rita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, makanan yang dilapisi tepung dan digoreng akan menyerap lebih banyak minyak goreng. Oleh karena itu, jika Anda tetap ingin mengonsumsinya maka Rita menganjurkan Anda sebaiknya 'memeras' makanan tersebut dengan tisu sebelum disantap.

"Dengan demikian, Anda sudah mengurangi kalorinya sebanyak 50 kcal," pungkas staf pengajar jurusan gizi di Poltekkes Jakarta II ini.

Lain halnya jika Anda hobi mengonsumsi kulit ayam, yang notabene disebut-sebut sebagai bagian dari olahan ayam yang paling disukai karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang garing. Jangan salah, kulit ayam justru mengandung kalori cukup tinggi. "Tidak mengonsumsi kulit ayam membuat Anda menghilangkan 100 kcal," tegas Rita.

Begitu juga dengan olahan telur, jika Anda memilih untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan konsumsi kuning telur, Rita menyebutkan Anda sudah menghilangkan kalori sekitar 45 kcal.

Mudah bukan? Yuk mulai konsisten mengurangi asupan kalori agar berat badan tetap terjaga dan risiko overweight bisa dihindari sebelum terlambat.

(ajg/up)

Berita Terkait