Menurut Dr Karl S. Kruszelnicki dari The University of Sydney, daun teh hijau tidak melalui proses oksidasi, sehingga daunnya mengandung senyawa fenolik non-oksidasi, sehingga warnanya lebih 'terang'. Daun kering teh hijau berisi sekitar 19% protein dan asam amino, 33% serat dan karbohidrat, 7% lemak, 2% pigmen dan 5% mineral.
"Jika Anda pernah mendengar kafein dalam secangkir rata-rata memiliki 100 mg, maka kafein dalam secangkir teh hijau rata-rata adalah 20 mg," ungkap Kruszelnicki, seperti dikutip dari ABC Australia, Selasa (1/7/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Anda ingin mendapatkan manfaat teh hijau, buatlah secangkir teh hijau yang berasal dari daun teh kering. "Teh hijau dalam kemasan sepertinya sudah mengandung banyak zat tambahan lain seperti gula dan ekstra kafein," pesan Kruszelnicki.
Penelitian sebelumnya mengatakan zat Epigallocatechin gallate (EGCG) yang ditemukan dalam teh hijau dapat mempercepat metabolisme tubuh, sehingga membantu membakar sekitar 70 kalori lebih banyak. Seduh daun teh hijau dalam air panas selama 2-3 menit untuk mendapatkan manfaat terbaiknya.
(ajg/rdn)











































