Seperti penuturan ahli gizi Leona Victoria Djajadi MND, dari sisi diet, untuk mempertinggi kualitas sperma demi kesuburan reproduktif sangat disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan seng dan selenium.
"Contoh sumber makanan yang kaya akan seng adalah daging merah yang rendah lemak yakni disisihkan lemak, urat dan kulitnya serta kacang kacangan dari familia beans, bukan nuts, seperti kacang merah, kacang hitam, baked beans," kata Victoria kepada detikhealth dan ditulis pada Kamis (18/9/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, asam folat sangat penting dikonsumsi karena berguna untuk memperbanyak jumlah sperma. Dikatakan Victoria, asam fiolat terdapat di dalam sayuran berwarna hijau tua seperti brokoli, bayam, kangkung, caisim. Juga pada jeruk dan kentang
"Antioksidan yang terdapat di dalam buah-buahan dan sayur-sayuran juga diperlukan. Tetapi, patut diingat bahwa pria yang mempunyai BMI di atas 30 mempunyai risiko tinggi kualitas sperma yang rendah," imbuh lulusan University of Sydney ini.
Selain memperhatikan asupan makanan, cara lain yang bisa dilakukan untuk memperoleh sperma dengan kualitas baik adalah penggunaan celana dalam. Seksolog dr Andri Wanananda MS mengatakan pria sebaiknya tidur dengan celana dalam longgar atau tanpa celana dalam.
"Celana dalam yang longgar bertujuan untuk menciptakan suhu yang nyaman bagi buah zakar. Kalau suhu pada testis terlalu panas, proses produksi sperma akan terganggu, begitu juga dengan kualitas spermanya," terang dr Andri.
(rdn/up)











































