Diutarakan nutrisionis Mochamad Aldis SKM, penduduk di kota besar sulit mengontrol asupan makanan karena tak tersedianya waktu untuk menyiapkan makanan akibat aktivitas yang padat. Makanan cepat saji pun menjadi pilihan utama.
"Maka dari itu habit yang muncul adalah snacking yaitu ngemil karena nggak ada waktu menyiapkan makanan utama. Lalu sering skiping (menunda) makan pagi, siang, dan malam sehingga pola makan amburadul," tutur Aldis di sela-sela Launching OSIM uShape di Kota Kasablanka, Jakarta, dan ditulis pada Kamis (2/10/2014).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aldis menuturkan seringkali ditemui kasus prediabetes yang disebabkan asupan kalori tinggi tetapi aktivitas rendah sehingga kadar gula darah meningkat. Perlu diingat, prediabetes belum dikategorikan diabetes.
"Sayangnya, banyak orang yg belum tahu dirinya prediabetes, paling hanya 4-5% yang tau. Padahal pada orang dengan prediabetes, kadar gula darahnya masih bisa dinormalkan lagi," lanjut Aldis.
Kunci untuk mencegah obesitas yang menjadi salah satu pangkal munculnya penyakit degeneratif, dikatakan Aldis lakukanlah pola hidup seimbang. "Usahakan aktivitas fisik dengan baik dan rutin serta asupan nutrisi seimbang," ujarnya.
(rdn/vit)










































