Berikut 5 momen sehari-hari yang bisa Anda manfaatkan untuk membantu menurunkan kalori tanpa olahraga yang berat, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Kamis (16/10/2014):
1. Saat di kantor
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Untuk membantu memangkas kalori saat sedang di kantor, biasakan untuk bangun dan bergerak selama minimal 15 menit setiap jam. Aktivitas ringan yang bisa Anda lakukan misalnya berjalan-jalan ke toilet, pergi mengambil minum di pantry, naik dan turun tangga, atau sekadar berkunjung ke meja rekan kerja.
Yang pasti, jangan hanya duduk dan diam saja saat di kantor. Manfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk aktif bergerak.
2. Saat bersantai di depan TV
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Anda dapat membakar kalori ekstra hanya dengan menambahkan beberapa aktivitas ringan sambil menonton TV misalnya melipat cucian, mengelap furnitur atau menyapu rumah. Tidak hanya akan meningkatkan banyaknya kalori yang terbakar, kebiasaan ini juga membuat keinginan Anda untuk ngemil menjadi berkurang.
Tak hanya saat menonton TV, Anda bahkan dapat membakar kalori selama melakukan kegiatan santai lainnya. Salah satunya adalah ketika Anda sedang berbicara di telepon, cobalah melakukannya sambil berjalan-jalan dan hindari hanya duduk diam.
3. 'Manfaatkan' momen bersama anak
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Jika Anda terbiasa mengantarnya dengan kendaraan pribadi, pilihlah tempat parkir yang sedikit lebih jauh dari lokasi sekolahnya agar Anda dan anak bisa berjalan kaki terlebih dahulu.
4. Rajin-rajin bersihkan rumah
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
5. Saat ke pesta
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Kemudian saat tiba waktunya makan, yang biasanya disajikan dalam bentuk prasmanan, hindari mengambil terlalu banyak porsi. Hal ini dapat diawali dengan memilih teman yang ada di depan Anda saat mengambil makanan. Mengapa?
Studi dari jurnal Appetite menyimpulkan bahwa jika orang yang berada di depan Anda bertubuh gemuk, maka kemungkinan Anda akan mengambil makanan dengan porsi yang lebih banyak. Menurut ketua peneliti sekaligus psikolog dari Southern Illinois University-Edwardsville, Mitsuru Shimizu, ini dikarenakan Anda merasa tubuh Anda tak segemuk orang tersebut dan tak akan menjadi masalah bagi berat badan Anda jika Anda mengambil makanan dengan porsi sedikit lebih banyak.
Sebaliknya, jika orang yang antre di depan Anda adalah orang yang memiliki tubuh proporsional, secara naluri Anda akan mengambil makanan dalam porsi biasa atau bahkan lebih sedikit. Ini karena Anda akan membandingkan tubuh Anda dengan tubuh orang tersebut dan Shimizu mengungkapkan Anda mungkin akan merasa sedikit malu untuk mengambil makanan lebih banyak.
Halaman 2 dari 6











































