Dari berbagai kisah Diet Experience yang telah dikirimkan para pembaca detikHealth sepanjang tahun 2014, berikut telah dirangkum beberapa kebiasaan unik dan simpel untuk membantu menurunkan berat badan, seperti ditulis pada Senin (29/12/2014):
1. Makan di piring kecil
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Nah, trik inilah yang diterapkan oleh Haslinda Haryanto (20). Membiasakan diri makan di piring kecil, bobotnya berhasil turun 8 kg dari semula 53 kg berhasil turun menjadi 45 kg dalam waktu dua bulan.
2. Pilih asupan rebusan
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Camilan manis, gorengan atau makanan tak sehat lainnya akan selalu 'menggoda' Anda di jeda waktu makan. Oleh sebab itu jangan membeli makanan-makanan tersebut saat sedang belanja bulanan," pesan nutrisionis sekaligus penulis dari 'The Virgin Diet', J.J Virgin.
Cara ini pula yang dipilih Erwin Setiawan (37) untuk bisa menurunkan berat badannya. "Saya pun mulai mengatur pola makan dan menghindari semua jenis makanan gorengan serta bersantan. Sejak saat itu, saya hanya mengonsumsi makanan yang diolah dengan cara direbus, dikukus, atau kadang-kadang dibakar. Saya juga melakukan olahraga sepekan 2 kali, masing-masing selama 2-3 jam," tutur Erwin.
Dengan trik ini, berat badan Erwin berhasil turun sebanyak 23 kg lho!
3. Masak tanpa garam
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa remaja yang memiliki diet tinggi garam cenderung berbobot lebih berat dan memiliki lebih banyak lemak tubuh dibanding dengan remaja yang sedikit mengonsumsi garam.
Nah, rupanya Herlan Virgiawan El Lobo (21) juga sadar betul akan hal ini. Terbiasa masak sendiri dengan sedikit garam atau bahkan tidak sama sekali, bobotnya pun berhasil turun 48 kg dalam 7 bulan.
"Saya menerapkan diet dengan makan 6-8 kali sehari dan semua makanan yang saya makan untuk sehari saya masak sendiri. Setiap kali masak, saya hanya menggunakan gula rendah kalori, sedikit atau bahkan tidak menggunakan garam sama sekali, dan menggunakan olive oil," ungkapnya.
4. Sikat gigi usai makan malam
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
"Memang kalau dilihat dari Riskesdas, Jakarta itu paling tinggi tingkat kesadaran sikat gigi 2 kali seharinya. Tapi waktunya kurang tepat. Banyak yang berpikir waktu yang tepat itu saat mandi. Padahal seharusnya sekali sesudah makan pagi dan sebelum tidur," ungkap Dekan FKG UI, Dr drg Yosi Kusuma Eriwati, MSi.
Mohamad Ifan Marosa (37) kemudian mencoba menerapkan cara ini untuk bisa menurunkan berat badan. Ia membiasakan diri untuk menyikat gigi segera setelah makan malam. "Dengan begitu, saya akan diingatkan bahwa waktu makan sudah habis," ujarnya.
5. Minum air putih
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Saadillah sadar harus bisa membedakan antara rasa lapar yang benar-benar lapar dan sekadar haus. Seringkali kurang minum air putih juga menimbulkan efek yang mirip seperti lapar, inilah yang kadang salah diartikan oleh kebanyakan orang.
"Saya biasa minum air putih 2-3 gelas jika saya lapar, setelah itu bila tidak ada rasa lapar berarti saya memang tidak lapar. Begitu pun sebaliknya," ungkap remaja kelahiran 19 Oktober 1995 ini.
6. Lompat-lompat sebelum tidur
|
ilustrasi (Foto: Thinkstock)
|
Cara ini rupanya cukup ampuh juga dilakukan untuk menurunkan berat badan, seperti dilakukan oleh Elizabeth Beatrice Maefina Anwar (18). Mengikuti pola makan sehat dan rutin melakukan sedikit aktivitas ringan seperti lari di tempat dan lompat-lompat sebelum tidur, bobotnya berhasil turun dari semula 58 kg menjadi 50 kg.
Halaman 2 dari 7











































