Dikutip dari jurnal International Journal of Clinical and Experimental Medicine, Rabu (7/1/2015), kurma mengandung nutrisi yang membantu menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Buah ini juga dilaporkan mengandung tinggi antioksidan, yaitu zat kimia yang menghambat radikal bebas.
Nah, radikal bebas sendiri merupakan faktor penyebab kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker. Zat ini adalah bahan kimia yang sangat reaktif. Meskipun radikal bebas terbentuk oleh proses alami tubuh, tetapi kadarnya bisa meningkat akibat paparan racun lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu buah ini juga mengandung kadar tinggi kalium, yang dikenal untuk mencegah tekanan darah tinggi, serta mangan, tembaga dan selenium, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh," tulis peneliti yang terlibat dalam studi tersebut, Dr Arshad H Rahmani, dari Qassim University.
Para ahli percaya itu kombinasi dari nutrisi dan mineral yang dimiliki oleh kurma menjadikannya sebagai pilihan buah yang baik untuk membantu tubuh memetabolisme kadar gula tinggi agar tidak berubah menjadi lemak.
"Penelitian telah menunjukkan buah kurma berhasil mencegah beberapa mutasi sel yang mengarah pada perkembangan sel-sel kanker. Konstituen kurma telah menunjukkan aktivitas anti-tumor, namun masih dibutuhkan penelitian lanjut untuk menemukan mekanisme yang tepat dari pemanfaatan kurma dalam hal ini," imbuh Rahmani.
(ajg/up)











































