Namun menurut pakar dari California State University, Angela Palmer, konsumsi bahan makanan organik tidak terlalu memberi pengaruh pada kesembuhan jerawat.
"Jerawat tidak hanya dipengaruhi oleh makanan yang Anda konsumsi. Meskipun ada beberapa indikasi bahwa makanan tertentu dapat membuat jerawat makin meradang, tapi sebenarnya ini lebih kepada tingkat indeks glikemiknya yang tinggi," ungkap Palmer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Faktanya, tidak ada perbedaan nutrisi substansial dalam bahan makanan organik jika dibandingkan dengan bahan makanan non-organik. Jadi, apel yang ditanam secara konvensional sama bergizinya dengan yang ditanam secara organik," lanjutnya.
Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (15/1/2015), perbedaan yang lebih mencolok dari kedua bahan tersebut adalah jumlah pestisidanya. Bahan makanan organik umumnya memiliki pestisida yang lebih sedikit daripada bahan makanan non-organik. Namun sekali lagi, Palmer menegaskan bahwa pestisida tidak dikaitkan dengan jerawat.
Meskipun bahan makanan organik dilaporkan tak berpengaruh terhadap peluang kesembuhan jerawat, Palmer tetap menyarankan Anda untuk rajin mengonsumsi buah-buahan dan sayuran. Sebelumnya, jangan lupa untuk tetap mencuci bersih bahan-bahan makanan tersebut.
"Untuk mengobati jerawat, konsultasikan ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan sesuai dengan jenis kulit Anda," pesan Palmer.
(ajg/vit)











































