Penolakan berulang kali yang dilakukan Lubna pun lantas membuat sang anak Aftab (8) sedih. Maka dari itu, Lubna mencoba menurunkan berat badannya di tahun 2011 dengan bergabung bersama Slimming World.
"Aftab selalu mengajak saya bermain ke luar tapi saya benci melakukannya. Setiap keluar rumah saya selalu memakai jas besar dan saya merasa sengsara serta tampak mengerikan," kisah Lubna kepada Get Reading, dikutip pada Rabu (11/2/2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Lubna, bobotnya makin meroket enam bulan setelah melahirkan anak keduanya, Anaya. Saat itu, ia memang tak bisa berhenti ngemil dan semua makanan akan dilahapnya. Namun, lama kelamaan ia merasa harus menurunkan bobotnya karena memiliki dua anak yang masih kecil menurut Lubna harus membuat dirinya aktif.
"Anda harus bisa bermain dengan mereka, saling berkejaran, karena dunia anak-anak memang bermain dan bergerak sehingga kita sebagai orang tua harus mengimbanginya," ujar Lubna.
Setelah bergabung dengan Slimming World, Lubna lebih mengatur lagi porsi makannya. Ia pun selalu memasak sendiri hidangan yang ia sajikan di rumah. Berhenti ngemil pasti dilakukan Lubna. Meski begitu, ia tak terlalu pantang untuk sesekali mencomot camilan. Tiga kali seminggu ia juga jogging sejauh 4,5 km.
"Tepat di ulang tahun saya yang ke-30 pada Juli 2014, saya berhasil mencapai bobot 63 kg. Itu luar biasa. Saya sekarang menjadi lebih aktif dan berani memakai high heels. Dulunya, memakai sandal 3 cm saja saya sudah takut terkilir," kenang Lubna yang kini sudah bisa memakai baju ukuran 10-12 dari ukuran sebelumnya 22.
Baca juga: Berkat Foto Selfie, Program Diet Eva Sukses dan Bobotnya Turun 49 Kg
"Bagi Anda yang merasa kurang nyaman dengan tubuh Anda, bergabunglah dengan komunitas atau berkonsultasilah dengan ahli gizi. Tetaplah bertahan karena saya pernah tidak mengalami penurunan berat badan bahkan bobot saya justru naik, tapi saya tetap berjuang dan Anda bisa melihat hasilnya sekarang," pesan Lubna.
(rdn/vit)











































