Para ahli mengatakan lebih dari setengah kandungan suplemen probiotik terlaris ternyata mengandung gluten, yaitu jenis protein yang didapatkan dari gandum, barley dan rye yang sangat berbahaya bagi orang dengan penyakit celiac. Bahkan, para peneliti menemukan tulisan 'gluten free' pada label kemasan suplemen yang paling mahal sekalipun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang dengan penyakit celiac sudah seharusnya menghindari gluten untuk alasan apapun.
"Banyak orang dalam kategori ini tidak menyadari bahaya dari suplemen yang sudah terkontaminasi gluten. Pertanyaannya adalalah mengapa perusahaan menggunakan kandungan gandum atau barley pada suplemen probiotik? Orang-orang mengonsumsi suplemen tersebut dengan harapan menjadi sehat. Dengan adanya gluten, tentu akan memperburuk kualitas suplemen," ucap Dr Peter H R Green, direktur CDC di Columbia University, dikutip dari New York Times, Rabu (20/5/2015)
Disebutkan Dr Green, temuan ini adalah masalah besar yang bisa merugikan negara triliunan rupiah. Apalagi, mengingat beberapa penelitian besar dan penegak hukum telah menunjukan fakta bahwa produsen obat-obatan ternyata sering tidak menuliskan apa saja yang terkandung dalam produknya. Hal ini diperkuat oleh Food and Drug Administration (FDA) yang mengatakan bahwa dua per tiga perusahaan kerap melanggar peraturan dan tidak sesuai dengan Good Manufacturing Pratices (GMP)
Baca juga : Sering Alami Gangguan Pencernaan? Waspadai Sindrom Iritasi Perut
Awalnya Dr Green dan tim menemukan pemberitaan seputar temuan kandungan pada obat yang tak sepatutnya terdapat pada suplemen herbal pada tahun 2013. Hal inilah yang mendorong Dr Green beserta rekan untuk memulai studi mereka sendiri. Mereka berfokus pada kandungan suplemen probiotik yang banyak dikonsumsi oleh penderita celiac. Selama ini, probiotik memang menjadi salah satu kandungan yang baik untuk pencernaan. Menurut National Institutes of Health, suplemen ini paling populer di Amerika, setara dengan minyak ikan dan multivitamin.
"Hasil dari studi ini menunjukkan pasien celiac yang menggunakan suplemen probiotik mengaku mereka memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Namun kerap merasakan kembung, kram dan BAB yang tidak teratur. Probiotik memang bisa meningkatkan kesehatan usus, namun hanya sedikit bukti yang mendukung hal ini," ucap Dr Benjamin Lebwohl, asisten profesor di Columbia Celiac Disease Center.
Dalam penelitian ini, Dr Green membeli 22 suplemen probiotik terlaris di pasaran. Kemudian, ia dan timnya menguji sampel tersebut di laboratorium yang dikenal sebagai liquid chromatography-mass spectrometry. Para peneliti menemukan 12 sampel suplemen atau sekitar 55 persen mengandung gluten. Padahal delapan dari dua belas produk menuliskan 'gluten free' pada kemasan suplemen.
Menurut FDA, untuk memenuhi syarat sebagai produk bebas gluten adalah produk itu hanya mengandung sedikit protein. Dr Green mengatakan bahwa dua dari produk yang diklaim bebas gluten atau sekitar 13 persen ditemukan mengandung kadar gluten yang tinggi. Dari tujuh produk yang tidak menuliskan label 'gluten free', empat dinyatakan positif mengandung gluten. Para peneliti menolak untuk merilis nama-nama produk yang mereka uji. Dr Green mengatakan bahwa bahkan di antara prang-orang yang alergi terhadap gandum tidak memiliki toleransi yang sama antara satu orang dengan yang lainnya. Beberapa mungkin sensitif, beberapa juga mungkin tidak.
Baca juga : Peneliti Klaim Musim Panas Berhubungan dengan Penyakit Radang Usus
(Radian Nyi Sukmasari/AN Uyung Pramudiarja)











































