Game Ini Diklaim Bisa Bantu Seseorang Turunkan Berat Badan

Game Ini Diklaim Bisa Bantu Seseorang Turunkan Berat Badan

Nita Sari, - detikHealth
Selasa, 30 Jun 2015 09:32 WIB
Game Ini Diklaim Bisa Bantu Seseorang Turunkan Berat Badan
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Bermain game adalah kegiatan yang menyenangkan dan digemari banyak orang. Tidak hanya itu, sejumlah peneliti memanfaatkan game dalam penelitian kecil mereka untuk melihat pengaruhnya terhadap kontrol kebiasaan ngemil yang tidak sehat.

Peneliti dari University of Exeter dan Cardiff University mengembangkan game yang melatih otak partisipan untuk memotong kalori. Caranya adalah dengan memberi petunjuk kepada partisipan untuk tidak menekan gambar makanan tidak sehat seperti biskuit dan cokelat pada layar.

Teknik ini disebut dengan 'brain training' atau latihan otak untuk mengubah perilaku mengonsumsi makanan ringan yang tidak sehat. Jenis pelatihan ini membantu orang mengasosiasikan makanan tidak sehat sebagai hal yang harus dihindari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Wah! Perangkat untuk Game Ini Mulai Dilirik Dunia Medis

Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipan kehilangan rata-rata 0,7 kilogram dan mengonsumsi lebih sedikit 220 kalori setiap harinya selama satu pekan pelatihan. Bahkan, partisipan kehilangan sedikit jumlah berat badan dan terlihat makan lebih sedikit kalori selama enam bulan setelahnya.

Game yang berlangsung selama 10 menit tersebut dimainkan sebanyak empat kali dalam satu pekan. Penelitian ini melibatkan 41 orang dewasa yang memainkan game dengan panduan tidak boleh menekan gambar makanan yang dilarang. Kemudian, hasilnya dibandingkan dengan kelompok yang terdiri dari 41 orang dewasa dengan pelatihan yang sama namun tidak melibatkan larangan tersebut. Kebanyakan partisipan adalah orang gemuk dan mengonsumsi makanan ringan padat kalori seperti keripik, kue, dan cokelat setidaknya tiga kali dalam satu pekan.

dr Natalie Lawrence dari University of Exeter yang juga pemimpin penelitian mengatakan bahwa game memiliki kemampuan untuk mengubah perilaku makan beberapa orang meskipun masih dini untuk memastikan hal tersebut.

"Penelitian ini masih dini dan efeknya masih sederhana. Percobaan lebih besar dengan pengukuran jangka panjang perlu untuk dilakukan. Meskipun demikian, penemuan kami menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan kognitif ini layak untuk dikejar karena bebas biaya, mudah dilakukan, dan 88 persen partisipan mengatakan mereka akan senang untuk tetap melakukannya," ucap dr Natalie seperti dikutip dari BBC pada Selasa (30/6/2015).

Ia menambahkan bahwa jenis pelatihan ini dapat digunakan sebagai satu elemen dari program penurunan berat badan atau peningkatan perilaku makan yang sehat.

Baca juga: Pria Ini Meninggal, Diduga Karena Main Video Game 19 Jam Tanpa Jeda

(rdn/up)

Berita Terkait