Ya, putri Vanessa yang berusia 11 tahun tiba-tiba menangis ketika ia dijemput sang ibu. Namun, kala itu si anak tak mau menceritakan pada ibunya apa yang terjadi. Setelah dibujuk, baru diketahui jika si anak diledek oleh teman-temannya karena memiliki ibu yang gemuk.
Sontak Vanessa pun menangis karena ia baru sadar penampilannya ternyata bisa membuat putri tercintanya tersakiti. Awalnya, putri Vanessa enggan memberi tahunya soal olok-olok si teman karena takut menyakiti perasaan Vanessa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Vanessa sebelum dan sesudah diet (foto: mirror) |
Baca juga: Tak Bisa Instan, Begini 5 Cara Sehat Turunkan Bobot Pasca Melahirkan
Selama menjalani program diet, Vanessa ibarat banting setir dalam urusan makan. Sebelumnya, ia sering ngemil, banyak konsumsi makanan berlemak, dan minum hampir empat liter kola setiap hari. Namun selama berdiet, ia lebih banyak mengonsumsi buah dan sayur serta makanan rendah lemak, dibarengi air putih.
Untuk olahgara, Vanessa rutin ke gym. Selain itu, ia lebih sering mengandalkan jalan kaki untuk membakar kalorinya. Setelah 17 bulan sukses memiliki bobot 70 kg, Vanessa kini sudah terbiasa menerapkan pola hidup sehat. Ia pun senang senang bisa melakukan hal yang amat diinginkannya selama ini, menyelam.
"Anak saya bisa dikatakan selama ini tidak mempunyai ibu yang aktif. Tapi, dengan tubuh saya seperti ini saya bisa melakukan bermacam aktivitas dengan anak saya. Bahkan di sekolah, ketika anak saya diminta menulis sosok yang paling membanggakan, ia menulis sayalah sosok yang bisa membuat dia bangga," lanjut Vanessa.
Baca juga: Rahasia Sukses Turunkan Bobot Ala Pemenang Diet Experience September 2015
(rdn/up)












































Vanessa sebelum dan sesudah diet (foto: mirror)