Peneliti dari Lousiana State University menemukan bahwa orang yang mengonsumsi buah pir memiliki risiko 35 persen lebih rendah mengalami kegemukan. Studi ini juga menemukan bahwa konsumsi pir berkaitan dengan kualitas pola makan seseorang.
"Pir adalah sumber serat dan vitamin C yang baik. Selain itu, sebuah pir ukuran sedang mengandung hampir 24 persen rekomendasi konsumsi serat harian dan kalorinya hanya 100. Buah ini pun bebas lemak, kolesterol, serta sodium. Sebaliknya, satu buah pir ukuran sedang mengandung 190 mg kalium," terang pemimpin studi dr Carol O'Neil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Ini Manfaat Makan Apel dengan Kulitnya Bagi Kesehatan Otot
"Hubungan antara konsumsi pir dengan berat badan yang lebih rendah amat menarik. Kami percaya asupan serat yang cukup bisa mendorong penurunan berat badan atau menjaga bobot tetap stabil. Pastinya, hal itu juga harus diimbangi aktivitas fisik, istirahat cukup, dan pengaturan pola hidup," papar O'Neil, dikutip dari Daily Mail, Kamis (10/12/2015).
Dalam studinya, O'Neil mengatakan tidak ada perbedaan asupan energi atau tingkat aktivitas fisik yang ditemukan pada konsumen pir segar ataupun yang tidak. Selain vitamin C dan serat, O'Neil mengatakan pir juga mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan asam lemak jenuh yang lebih sedikit.
"Pastinya kami tidak hanya merekomendasikan Anda untuk memilih pir sebagai asupan buah. Konsumsilah aneka buah yang beragam karena itu pastinya akan lebih berdampak positif bagi tubuh. Tapi, manfaat pir juga tidak bisa disepelekan begitu saja," tutur O'Neil.
Baca juga: Selain Enak, Ini Dia 5 Manfaat Sehat dari Konsumsi Buah
(rdn/vit)











































