Jakarta -
Mau turun berat badan? Langkah pertama yang bisa Anda lakukan sebelum mengubah diet dan rajin olahraga adalah mengecek kembali kebiasaan sehari-hari. Sebab beberapa di antaranya tanpa disadari diam-diam bisa bikin bobot meroket.
Apa saja? Berikut daftar kebiasaan yang bisa membuat gemuk dan sebaiknya segera Anda ubah, seperti dirangkum detikHealth:
1. Menggigit makanan dengan potongan besar
Foto: Thinkstock
|
Sediakan waktu yang lebih banyak dan khusus untuk makan, sehingga Anda tak terburu-buru sampai harus menggigit makanan dengan potongan besar dan mengunyahnya dengan cepat.
Diyakini bahwa mereka yang menggigit makanan dengan potongan besar serta mengunyahnya terlalu cepat akan mengonsumsi kalori lebih banyak, dibandingkan dengan mereka yang makan perlahan dan menggigit lebih kecil.
Dengan mengunyah perlahan, tubuh akan memberikan sinyal kenyang lebih mudah dan bisa Anda rasakan. Sebaliknya, jika Anda terburu-buru saat makan maka Anda cenderung akan terus-menerus lapar dan tak merasa kenyang.
2. Kurang minum air putih
Foto: Thinkstock
|
Orang yang kurang minum air putih diketahui lebih rentan mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang minum cukup air putih. Ini dikarenakan rasa haus sering disalahartikan sebagai lapar, sehingga orang akan terus makan.
Selain itu, konsumsi cukup air putih diketahui dapat membuang racun keluar dari tubuh.
3. Makan di piring besar
Foto: Thinkstock
|
Mereka yang makan dari piring berukuran besar akan lebih mudah mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang makan dari piring berukuran kecil.
Alasannya, semakin besar piring Anda maka semakin banyak porsi makanan yang Anda tempatkan di dalamnya. Jadi, cara terbaik untuk mengendalikan rasa lapar Anda adalah dengan makan di piring kecil.
4. Kurang istirahat
Foto: Thinkstock
|
Masalah kenaikan berat badan tak melulu karena pola makan dan latihan fisik, tapi juga berhubungan erat dengan pola tidur. Seseorang berisiko tinggi menjadi gemuk bila ia tak memiliki cukup waktu untuk tidur. Salah satu alasannya adalah karena saat tidur justru merupakan waktu paling optimal bagi tubuh untuk membakar lemak.
5. Pergi dengan teman-teman yang tak sehat
Foto: Thinkstock
|
Pandai-pandailah memilih teman saat Anda sedang ingin menurunkan berat badan. Mengapa? Anda tanpa disadari cenderung akan mengikuti dan mudah 'terbawa' oleh teman-teman di sekitar Anda, termasuk dalam urusan memilih aktivitas dan makanan.
Sebuah studi menyebutkan jika teman Anda memesan makanan yang tak sehat seperti misalnya junk food, maka meskipun tak suka Anda bisa ikut memesan makanan yang sama. Lain halnya jika Anda sedang makan sendirian, atau justru dengan teman yang memesan makanan sehat.
Sediakan waktu yang lebih banyak dan khusus untuk makan, sehingga Anda tak terburu-buru sampai harus menggigit makanan dengan potongan besar dan mengunyahnya dengan cepat.
Diyakini bahwa mereka yang menggigit makanan dengan potongan besar serta mengunyahnya terlalu cepat akan mengonsumsi kalori lebih banyak, dibandingkan dengan mereka yang makan perlahan dan menggigit lebih kecil.
Dengan mengunyah perlahan, tubuh akan memberikan sinyal kenyang lebih mudah dan bisa Anda rasakan. Sebaliknya, jika Anda terburu-buru saat makan maka Anda cenderung akan terus-menerus lapar dan tak merasa kenyang.
Orang yang kurang minum air putih diketahui lebih rentan mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang minum cukup air putih. Ini dikarenakan rasa haus sering disalahartikan sebagai lapar, sehingga orang akan terus makan.
Selain itu, konsumsi cukup air putih diketahui dapat membuang racun keluar dari tubuh.
Mereka yang makan dari piring berukuran besar akan lebih mudah mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang makan dari piring berukuran kecil.
Alasannya, semakin besar piring Anda maka semakin banyak porsi makanan yang Anda tempatkan di dalamnya. Jadi, cara terbaik untuk mengendalikan rasa lapar Anda adalah dengan makan di piring kecil.
Masalah kenaikan berat badan tak melulu karena pola makan dan latihan fisik, tapi juga berhubungan erat dengan pola tidur. Seseorang berisiko tinggi menjadi gemuk bila ia tak memiliki cukup waktu untuk tidur. Salah satu alasannya adalah karena saat tidur justru merupakan waktu paling optimal bagi tubuh untuk membakar lemak.
Pandai-pandailah memilih teman saat Anda sedang ingin menurunkan berat badan. Mengapa? Anda tanpa disadari cenderung akan mengikuti dan mudah 'terbawa' oleh teman-teman di sekitar Anda, termasuk dalam urusan memilih aktivitas dan makanan.
Sebuah studi menyebutkan jika teman Anda memesan makanan yang tak sehat seperti misalnya junk food, maka meskipun tak suka Anda bisa ikut memesan makanan yang sama. Lain halnya jika Anda sedang makan sendirian, atau justru dengan teman yang memesan makanan sehat.
(ajg/vit)