Sekitar satu bulan hanya mengonsumsi kentang, Andrew menyebut beratnya kini susut 10 kg. Selama ini, Andrew memang memiliki masalah dengan makanan di mana ia tidak pernah bisa berhenti makan dan bahkan, Andrew menyebut dirinya sebagai pecandu makanan.
"Saya terinspirasi menggunakan kentang untuk pola diet saya karena saya sudah berjuang keras untuk bisa mengendalikan nafsu makan saya. Saya berpikir, ketika Anda kecanduan obat atau alkohol, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah berhenti mengonsumsi itu bukan?" kata Andrew kepada 9news.com.au.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, sudah sebulan lebih Andrew hanya mengonsumsi kentang. Agar tidak bosan, ia mengolah kentang menjadi berbagai hidangan misalnya kentang saus barbeque atau pancake kentang. Dalam mengolah kentang pun, Andrew tidak menggunakan minyak sama sekali.
Baca juga: Ikut-ikutan Ayah Konsumsi Kentang Rebus, Berat Badan Paradita Turun 8 Kg
"Saya juga akan memakan kentang kapanpun saya mau untuk menghindari rasa lapar yang berlebihan. Saya hanya mengombinasikannya dengan bumbu atau saus agar ada rasanya," lanjut Andrew.
Sebulan lebih menjalani pola makan seperti itu sambil rutin berolahraga, Andrew mengatakan bobotnya turun 10 kg dan hasil cek kesehatannya pun baik-baik saja. Cara diet yang diterapkan Andrew ini tak pelak menuai komentar dari berbagai pihak.
Beberapa ahli gizi mengatakan dengan pola diet seperti itu, Andrew bisa kekurangan asupan vitamin dan mineral. Profesor kedokteran di Melbourne University, Joseph Proietto mengatakan Andrew tidak menerapkan prinsip diet seimbang. Namun, Andrew justru mengatakan sebaliknya.
"Mungkin orang yang melihat cara diet saya berpikir akan ada risiko kesehatan yang potensial. Tapi saya sudah melakukan riset dan saya sudah melakukan tes darah. Lagipula, sebelumnya saya juga sudah berkonsultasi dengan tenaga medis. Tapi, jika memang kesehatan saya memburuk nantinya, saya siap untuk menghentikan diet ini," kata Andrew seperti dikutip dari laman Facebook-nya Spud Fit, Rabu (3/2/2016).
Baca juga: Studi: Konsumsi Kentang Berlebihan Picu Risiko Kegemukan dan Diabetes
(rdn/vit)











































