Studi dari Exeter University, Inggris, menyebutkan bahwa dibandingkan sekitar 20 tahun lalu, porsi makanan normal yang disediakan oleh restoran saat ini rata-rata meningkat 50 persen. Tak heran jika angka kasus obesitas saat ini semakin meningkat.
"Selain porsi meningkat, saat ini makanan instan dan makanan yang diproses juga semakin banyak. Hal ini membuat pola makan semakin tak sehat dan risiko obesitas jadi naik," tutur salah satu peneliti yang terlibat, Sally Norton, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (3/3/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seiring perkembangan waktu, peningkatan ini kemudian dianggap sebagai hal yang wajar dan tanpa disadari orang-orang menjadi banyak bermasalah dengan kenaikan berat badan. Salah satu solusinya, Norton menekankan, adalah dengan membiasakan diri makan dalam porsi lebih kecil.
Penelitian lain yang dilakukan oleh para peneliti dari University of Cambridge dan telah diterbitkan dalam Cochrane Database of Systematic Reviews menunjukkan bahwa mengganti piring atau alat makan lainnya yang berukuran besar memangkas asupan kalori hampir sepertiga dari jumlah yang biasa dikonsumsi.
"Tampak jelas kemungkinan bahwa semakin besar ukuran peralatan makan yang digunakan, maka semakin banyak juga porsi makanan yang dikonsumsi," tutur peneliti Gareth Hollands, MD.
Dalam hal ini, para peneliti menganalisis hasil dari 61 penelitian yang melibatkan 6.711 peserta. Temuan ini menunjukkan orang secara konsisten mengonsumsi lebih banyak makanan dan minuman ketika ditawarkan dengan menggunakan peralatan makan yang ukurannya lebih besar. Lain halnya jika peralatan makan yang diberikan berukuran lebih kecil.
Baca juga: Prinsip 'Makan Harus Habis' Dituding Tingkatkan Risiko Kegemukan Anak
(ajg/vit)











































