Antioksidan pada Sayur Tak Banyak Berkurang Jika Cara Masaknya Begini

Antioksidan pada Sayur Tak Banyak Berkurang Jika Cara Masaknya Begini

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Minggu, 27 Mar 2016 08:03 WIB
Antioksidan pada Sayur Tak Banyak Berkurang Jika Cara Masaknya Begini
Foto: Getty Images
Jakarta - Sayur merupakan salah satu bahan makanan yang kaya akan antioksidan, senyawa yang bisa membantu menangkal penyakit kanker, jantung, diabetes, osteoporosis, dan penyakit neurodegeneratif. Namun, kandungan antioksidan berkaitan dengan bagaimana cara sayur tersebut diolah.

Baru-baru ini, studi di Brazil menganalisi 21 penelitian sebelumnya tentang bagaimana metode masak yang berbeda berpengaruh pada kadar antioksidan pada sayuran. Dalam studi ini, diamati empat cara memasak yakni memanggang, merebus, mengukus, dan memanaskan di microwave.

Peneliti menemukan bahwa merebus bisa meluluhkan lebih banyak antioksidan karena senyawa tersebut larut dalam air panas. Sebagai catatan, peneliti melaporkan tiap sayur memiliki reaksi berbeda terhadap metode memasak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun, kami menemukan bahwa merebus mengurangi kadar polifenol yang merupakan salah satu jenis antioksidan, sampai 38 persen. Sedangkan, mengukus bisa meningkatkan kandungan polifenol sampai 52 persen," tulis peneliti dalam laporannya seperti dikutip dari berbagai sumber.

Baca juga: Banyak yang Salah Kaprah Soal Minyak Goreng Non-Kolesterol

Sementara, profesor ilmu gizi di University of Illinois, Urbana-Champaign, Elizebth H Jeffres, PhD yang tidak terlibat dalam studi ini menuturkan mengukus memang bisa meningkatkan kadar polifenol dalam sayur. Sebab, proses pemanasan berjalan perlahan dan sayuran tidak terendam air seperti saat direbus.

"Suhu panas yang ekstrem benar-benar bisa melepaskan kandungan polifenol dalam sayur. Namun, bukan berarti proses memanggang atau pemanasan memakai microvawe itu buruk. Hanya saja, kandungan antioksidan pada sayur lebih sedikit dibanding ketika sayuran dikukus," tutur Jeffrey.

Untuk itu, Jeffrey menganjurkan sebisa mungkin olahlah makanan dengan cara dikukus, tapi ini disesuaikan lagi dengan cara pengolahan bahan makanan tersebut. Ketika mengukus pun, disarankan sayuran jangan sampai terlalu lembek. Untuk mengetesnya, Anda bisa menggunakan garpu guna melihat apakah sayur sudah agak empuk dan matang, tapi tidak terlalu lembek.

Baca juga: Menggunakan Peralatan Makan Melamin Bahayakan Kesehatan? (rdn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads