Selasa, 05 Apr 2016 09:34 WIB

Waspada, Sembarangan Pangkas Asupan Lemak Justru Bikin Tubuh Cepat Melar

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Untuk bisa menurunkan berat badan, tak jarang orang lebih memilih untuk mengurangi asupan yang kaya akan kandungan lemak. Padahal hal ini justru bisa bikin berat badan cepat naik.

Seperti disampaikan oleh pakar nutrisi dari University of Illinois, Donald K. Layman, PhD, sebagian besar orang saat ini masih percaya bahwa mengurangi asupan berlemak akan membuat berat badan menurun. Padahal kenyataannya tak selalu demikian.

Ya, faktanya mengurangi asupan berlemak justru akan membuat Anda 'lapar' akan asupan yang berkalori tinggi. Akibatnya, risiko kegemukan justru bisa menghantui.

Baca juga: Ingat Ya, Sarapan Itu Tidak Asal Kenyang

"Ini karena lemak adalah nutrisi yang paling mengenyangkan. Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan karbohidrat. Ketika Anda mengonsumsi lemak, kadar gula darah akan stabil lebih lama dan mencegah lapar berlebihan," tutur Layman, seperti dikutip dari Men's Health, Selasa (5/4/2016).

Ia melanjutkan, pada umumnya semakin sedikit seseorang mengonsumsi lemak, maka semakin banyak karbohidrat yang kemudian akan ia konsumsi.

Hal ini dibenarkan oleh pakar nutrisi lainnya, Jaime Mass, RD. Menurutnya, ketika Anda menghilangkan asupan lemak dari menu makanan, maka Anda akan mengonsumsi karbohidrat dan gula lebih banyak. Bahkan jumlahnya mencapai dua atau tiga kali lebih banyak. Pada akhirnya, risiko kelebihan berat badan, diabetes tipe 2, dan masalah kardiovaskular juga meningkat.

Studi lainnya yang dipublikasikan dalam Scandinavian Journal of Primary Health Care juga menyebutkan bahwa mereka yang menerapkan diet tinggi lemak susu berada pada risiko yang lebih rendah dari obesitas abdominal, dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi diet rendah lemak susu.

Beberapa contoh asupan kaya lemak yang disarankan yakni alpukat, kacang almond, yoghurt dan kelapa.

Baca juga: Cara Mudah Turunkan dan Jaga Berat Badan Tetap Stabil: Ngemil Kacang (ajg/up)
News Feed