Demikian disampaikan oleh nutrisionis Leona Victoria Djajadi dalam acara live chat yang digelar detikHealth dan detikForum bertema 'Diet Tepat Pasca Melahirkan' yang digelar di kantor redaksi detikcom baru-baru ini.
Menurut Victoria, mengurangi kabohidrat bukan merupakan langkah tepat untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan. Ini karena ASI terdiri dari karbohidrat dan lemak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jika asupan karbohidrat dikurangi, maka kualitas ASI-nya akan menurun," jelas lulusan University of Sydney tersebut.
Cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap mendapatkan cukup karbohidrat adalah dengan memilih sumber yang tepat. Beberapa contoh asupan karbohidrat yang bisa Anda pilih adalah beras merah, roti gandum, jagung, ubi, atau talas. Ini jauh lebih efektif daripada Anda menghilangkan karbohidrat sama sekali dari menu sehari-hari.
"Tubuh bagaimanapun tetap butuh karbohidrat untuk optimal brain function. Sumber energi utama otak adalah glukosa, yakni karbohidrat. Jadi yang harus diperhatikan adalah porsinya dan jenis karbohidratnya," imbuh Victoria.
Baca juga: Mau Langsing Tetap Boleh Kok Makan Nasi, Begini Triknya
(ajg/vit)











































