Rabu, 27 Apr 2016 10:32 WIB

Pangkas Karbohidrat Demi Langsing Pasca Melahirkan, Kualitas ASI Taruhannya

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: thinkstock Foto: thinkstock
Jakarta - Agar berat badan cepat turun pasca melahirkan, banyak ibu-ibu menyusui yang sengaja mengurangi asupan karbohidratnya. Padahal jika kondisi seperti ini terus dilakukan, kualitas ASI bisa terpengaruh.

Demikian disampaikan oleh nutrisionis Leona Victoria Djajadi dalam acara live chat yang digelar detikHealth dan detikForum bertema 'Diet Tepat Pasca Melahirkan' yang digelar di kantor redaksi detikcom baru-baru ini.

Menurut Victoria, mengurangi kabohidrat bukan merupakan langkah tepat untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan. Ini karena ASI terdiri dari karbohidrat dan lemak.

Baca juga: Makan Saat Hamil: Benar untuk 2 Orang, Tapi Porsi Tak Perlu Dobel

"Jika asupan karbohidrat dikurangi, maka kualitas ASI-nya akan menurun," jelas lulusan University of Sydney tersebut.

Cara yang bisa Anda lakukan untuk tetap mendapatkan cukup karbohidrat adalah dengan memilih sumber yang tepat. Beberapa contoh asupan karbohidrat yang bisa Anda pilih adalah beras merah, roti gandum, jagung, ubi, atau talas. Ini jauh lebih efektif daripada Anda menghilangkan karbohidrat sama sekali dari menu sehari-hari.

"Tubuh bagaimanapun tetap butuh karbohidrat untuk optimal brain function. Sumber energi utama otak adalah glukosa, yakni karbohidrat. Jadi yang harus diperhatikan adalah porsinya dan jenis karbohidratnya," imbuh Victoria.

Baca juga: Mau Langsing Tetap Boleh Kok Makan Nasi, Begini Triknya


(ajg/vit)
News Feed