Jakarta -
Liburan bisa meningkatkan bobot seseorang. Sembari menjelajahi keindahan tempat wisata, menjajal aneka makanan yang dijual di sekitar lokasi sering kali sulit dihindari.Penelitian terbaru dari University of Georgia juga menemukan bahwa beberapa orang yang liburan selama satu sampai tiga minggu mengalami penambahan berat badan 0,45 kg selama trip. Namun ada juga yang bobotnya meningkat hingga 3 kg.Nah, agar liburan tetap menyenangkan dan tidak berdampak pada naiknya berat badan, ada beberapa tips yang bisa dicoba. Berikut ini beberapa tips yang dirangkum dari CNN:
1. Kontrol Makan Pagi
Foto: Thinkstock
|
Saat berlibur, sering kali orang-orang jadi kalap makan. Tapi ingat, berlibur bukan berarti Anda bebas bisa makan apa saja tanpa kontrol. 'Melatih' kontrol makan bisa dimulai dari asupan pertama dalam suatu hari alias makan pagi.
"Saya memberi tahu klien, mereka bisa mengontrol sarapan, snack dan porsinya," ujar Stephanie Middleberg, pakar nutrisi yang berbasis di New York.
Makan siang dan makan malam saat liburan umumnya menjadi saat-saat untuk memanjakan perut. Karena itu, Stephanie menyarankan melewatkan karbohidrat saat makan pagi dan baru mengasupnya untuk sepiring karbohidrat saat makan siang.
Nah, agar tidak kalap, Jackie Newgent yang merupakan penulis buku The All-Natural Diabetes Cookbook menyarankan untuk makan buah dulu sebelum memulai makan siang. "Ini akan membantu mengurangi rasa lapar sehingga Anda bisa memesan makanan dengan cerdas," sarannya.
2. Pilih Bekal Snack yang Sehat
Foto: iStock
|
Saat liburan, sering kali seseorang membawa aneka snack di satu tas khusus. Nah, tanpa disadari snack yang dibawa adalah makanan yang bisa berkontribusi pada meroketnya berat badan.
Membawa snack boleh-boleh saja. Apalagi jika Anda melakukan perjalanan panjang. Tapi tentunya perlu cermat dalam memilih dan membawa snack.
Contoh snack yang disarankan agar tidak menambah bobot secara signifikan saat sarapan adalah buah-buahan dengan yogurt Yunani, keju, dua sendok makan selai kacang, lalu 10-15 butir kacang.
Unsur protein dalam snack Anda akan membantu mengatasi rasa lapar hingga waktu makan berikutnya. Selain itu, snack yang Anda bawa juga memiliki cukup serat dan nutrisi lain yang diperlukan tubuh.
3. Saat Belanja Makanan Kecil di Toko
Foto: Agung Pambudhy
|
3. Saat Belanja Makanan Kecil di Toko
Berbelanja makanan kecil di toko grosir pun lumrah dilakukan pada saat liburan. Nah, agar tidak ngemil sembarangan yang pada akhirnya berat badan meroket usai liburan, sebaiknya Anda memilih membeli buah, yoghurt maupun oatmeal. Bisa juga Anda membeli popcorn tanpa rasa, dan cracker sehat sebagai pilihan.
4. Menghindari Prasmanan
Foto: Bernama/iStock
|
5. Jangan Lupa untuk Banyak Bergerak
Foto: Fujisan Marathon
|
Saat berlibur, sering kali orang-orang jadi kalap makan. Tapi ingat, berlibur bukan berarti Anda bebas bisa makan apa saja tanpa kontrol. 'Melatih' kontrol makan bisa dimulai dari asupan pertama dalam suatu hari alias makan pagi.
"Saya memberi tahu klien, mereka bisa mengontrol sarapan, snack dan porsinya," ujar Stephanie Middleberg, pakar nutrisi yang berbasis di New York.
Makan siang dan makan malam saat liburan umumnya menjadi saat-saat untuk memanjakan perut. Karena itu, Stephanie menyarankan melewatkan karbohidrat saat makan pagi dan baru mengasupnya untuk sepiring karbohidrat saat makan siang.
Nah, agar tidak kalap, Jackie Newgent yang merupakan penulis buku The All-Natural Diabetes Cookbook menyarankan untuk makan buah dulu sebelum memulai makan siang. "Ini akan membantu mengurangi rasa lapar sehingga Anda bisa memesan makanan dengan cerdas," sarannya.
Saat liburan, sering kali seseorang membawa aneka snack di satu tas khusus. Nah, tanpa disadari snack yang dibawa adalah makanan yang bisa berkontribusi pada meroketnya berat badan.
Membawa snack boleh-boleh saja. Apalagi jika Anda melakukan perjalanan panjang. Tapi tentunya perlu cermat dalam memilih dan membawa snack.
Contoh snack yang disarankan agar tidak menambah bobot secara signifikan saat sarapan adalah buah-buahan dengan yogurt Yunani, keju, dua sendok makan selai kacang, lalu 10-15 butir kacang.
Unsur protein dalam snack Anda akan membantu mengatasi rasa lapar hingga waktu makan berikutnya. Selain itu, snack yang Anda bawa juga memiliki cukup serat dan nutrisi lain yang diperlukan tubuh.
3. Saat Belanja Makanan Kecil di Toko
Berbelanja makanan kecil di toko grosir pun lumrah dilakukan pada saat liburan. Nah, agar tidak ngemil sembarangan yang pada akhirnya berat badan meroket usai liburan, sebaiknya Anda memilih membeli buah, yoghurt maupun oatmeal. Bisa juga Anda membeli popcorn tanpa rasa, dan cracker sehat sebagai pilihan.
(vit/up)