Suka Memanggang? Hati-Hati, Ini Bahayanya untuk Kesehatan

Suka Memanggang? Hati-Hati, Ini Bahayanya untuk Kesehatan

Hillariana Ikhlash Devani - detikHealth
Senin, 30 Mei 2016 11:04 WIB
Suka Memanggang? Hati-Hati, Ini Bahayanya untuk Kesehatan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Melewatkan akhir tahun, tampaknya kurang menyenangkan tanpa kegiatan memanggang dengan keluarga. Tapi, sepertinya Anda harus berpikir dua kali untuk melakukan kegiatan itu dipergantian tahun berikutnya. Mengapa?

Tim peneliti dari Amerika Serikat menemukan lebih dari 1.698 kasus cedera, akibat sikat wire-bristle atau sikat bulu kawat pada makanan panggang antara tahun 2002 sampai 2014. Sikat bulu kawat ini biasanya digunakan untuk membersihkan panggangan dan umumnya terdiri dari kawat baja yang terbuat dari baja karbon yang sangat keras. Namun, bulu sikatnya bisa jadi longgar dan berakhir di makanan panggang.

"Bulu dapat terjebak di tempat-tempat seperti kerongkongan, lambung atau usus. Jika terjebak dalam dinding usus, dapat menyebabkan kerusakan internal yang lebih lanjut," ujar David Chang, profesor THT (Telinga Hidung dan Tenggorokan) di University of Missouri, Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut menurut peneliti, cedera lain akibat terselipnya sikat bulu kawat ini adalah gigi berlubang, masalah tenggorokan, sampai amandel. Untuk kasus yang lebih serius, cedera sikat bulu kawat ini juga membutuhkan prosedur pembedahan.

Baca Juga: Sering Makan Roti Bakar Bisa Picu Kanker?

Menindaklanjuti laporan itu, individu perlu berhati-hati saat membersihkan pemanggang dengan sikat bulu kawat. Individu harus memeriksa kawat sebelum digunakan dan sebisa mungkin membuang bulu-kawat yang longgar. Selain itu, individu juga perlu memeriksa makanan yang dipanggang dengan seksama untuk memastikan tidak ada bulu kawat yang terjebak di makanan.

"Cedera sikat bulu kawat adalah masalah keselamatan konsumen yang sangat potensial, sehingga sangat penting bagi orang-orang, produsen dan penyedia layanan kesehatan, menyadari masalah ini," tutur Chang, dikutip dari Indian Express.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Otolaryngology-Head Neck Surgery ini juga menyarankan penggantian sikat bulu kawat dengan pembersih alternatif seperti sikat bulu nilon atau sikat bola timah.

Baca Juga: Agar Tak Ganggu Kesehatan, Perhatikan Hal Ini Saat Memanggang Masakan (rdn/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads