Sarapan 2 Kali Sehari Bisa Jadi Kunci Penurunan Berat Badan

Sarapan 2 Kali Sehari Bisa Jadi Kunci Penurunan Berat Badan

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Selasa, 31 Mei 2016 13:02 WIB
Sarapan 2 Kali Sehari Bisa Jadi Kunci Penurunan Berat Badan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Jika Anda terbiasa melewatkan sarapan dengan tujuan supaya bisa turun berat badan, maka ada baiknya Anda mengubah kebiasaan tersebut. Studi justru mengungkapkan bahwa sarapan dua kali sehari lebih membantu menurunkan berat badan.

Demikian disampaikan oleh peneliti dari Yale dan University of Connecticut, seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (31/5/2016).

Menurut peneliti, awali pagi hari dengan asupan ringan untuk memulai kerja metabolisme Anda, kemudian beberapa saat kemudian makanlah asupan lain yang sedikit lebih berat. Ini bertujuan agar Anda tetap kenyang sampai tiba waktunya makan siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tentu sulit bagi sebagian besar orang untuk langsung makan setelah bangun tidur. Oleh karena itu, sarapan dobel ini menurut saya bisa membantu," tutur ahli gizi Gabrielle Maston.

Baca juga: Ini yang Terjadi Jika Anda Terbiasa Langsung Menyikat Gigi Setelah Makan

Maston menyarankan Anda mengonsumsi asupan ringan saat bangun tidur seperti shake protein, yoghurt, sepotong buah atau segenggam kacang. Sekitar pukul 9 atau 10, Anda bisa mengonsumsi asupan yang lebih berat seperti protein, misalnya telur, bubur atau alpukat.

Menurut studi yang dilakukan pada 600 anak usia sekolah selama dua tahun ini, anak-anak yang makan sarapan dua kali memiliki berat badan yang stabil, serupa seperti anak-anak yang sarapan hanya satu kali. Di sisi lain, anak-anak yang jarang sarapan justru lebih berisiko mengalami kelebihan berat badan.

Namun demikian, Maston berpesan agar Anda berhati-hati memahami makna dari sarapan dua kali tersebut. Jangan sampai lantas Anda makan makanan berat dua kali, karena risikonya justru kenaikan berat badan.

"Sarapan dobel sebenarnya bisa membantu menghentikan keinginan untuk ngemil berlebih, tetapi perlu dilakukan secara hati-hati. Asupan ringan yang dipilih sebaiknya jangan yang membuat Anda benar-benar kenyang berlebih," pesan Maston.

Baca juga: Terdengar Sehat, Asupan Ini Belum Tentu 'Aman' bagi Mereka yang Sedang Diet

(ajg/vit)

Berita Terkait