Manfaatkan Alat Rumah Tangga untuk Olahraga, Tiffany Turunkan Bobot 32 Kg

Manfaatkan Alat Rumah Tangga untuk Olahraga, Tiffany Turunkan Bobot 32 Kg

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 17 Jun 2016 15:31 WIB
Manfaatkan Alat Rumah Tangga untuk Olahraga, Tiffany Turunkan Bobot 32 Kg
Foto: Facebook
Jakarta - Selama ini, Tiffany Hatfield (34) mengaku amat nyaman ketika ia bisa mengasup banyak makanan seperti biskuit dan ayam goreng. Sebab, tinggal di rumah sebagai ibu rumah tangga membuat dirinya bosan. Tak dinyana, bobot Tiffany pun melonjak sampai 88 kg.

Dikatakan Tiffany, sejak dulu dirinya memang gemuk. Namun, sampai pada titik di mana ia merasa sakit dan lelah dengan tubuh gemuk seberat 88 kg, ia pun akhirnya memilih mengubah gaya hidupnya. Tak hanya sukses menurunkan berat badan, kini Tiffany sudah menjadi personal trainer di gym yang menjadi lahan bisnisnya sendiri.

"Dimulai pada Januari 2013 di mana saya merasa gemuk sekali. Selama ini saya suka ayam goreng, daging, sosis, kentang goreng, dan semua makanan siap saji yang tinggi karbohidrat dan lemak. Saya juga selalu menghindari timbangan karena takut melihat hasilnya," tulis Tiffany dalam situs Bodybuilding.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mulai saat itu, Tiffany mencari informasi di internet apa saja makanan yang sehat bagi tubuh dan ia juga belajar soal nutrisi. Hanya saja, Tiffany agak kesulitan untuk masalah olahraga. Sebab, sejak didiagnosis endometriosis 11 tahun lalu, olahraga yang dilakukan untuk menurunkan berat badan justru membuat kondisinya memburuk.

Baca juga: Rajin Nge-gym dan Aerobik, Bobot Indah Turun 17 Kg dalam 3 Bulan

Tiffany menjelaskan ia mudah kelelahan, belum lagi ditambah masalah usus dan pencernaan yang dialaminya. Tak kehabisan akal, Tiffany mengandalkan barang-barang di rumahnya untuk menggerakkan tubuh. Misalnya saja ia menjadikan kaleng berisi kacang atau deterjen sebagai pengganti barbel. Kegiatan jalan dan lari-lari kecil pun kerap dilakukan Tiffany di dalam rumah.

Pola makan juga ia ubah di mana Tiffany perlahan memangkas asupan lemak dan tinggi kalori sehingga dia lebih banyak mengonsumsi daging ayam dan sayuran serta buah. Selama enam bulan melakukan pola hidup seperti itu, bobotnya turun 15 kg. Saat bobotnya turun, Tiffany merasa lebih percaya diri dan dia merasa kondisi mental serta fisiknya lebih baik.

"Sejak saat itu saya mulai berani ke gym dan ternyata saya jatuh cinta dengan angkat beban. Hingga akhirnya saya mulai latihan angkat beban dan bersama teman, saya mendirikan sebuah tempat fitness. Sampai saat ini, bobot saya stabil di angka 56 kg," kata Tiffany.

Tak hanya itu, kecintaannya pada gym membuat Tiffany kini memutuskan menjadi personal trainer. Tiffany mengaku sering mendapat surat atau pesan melalui sosial media dari berbagai wilayah di mana si pengirim merasa terinspirasi oleh perubahan yang dilakukan Tiffany.

Sekarang, kebiasaan sehat Tiffany tetap ia lakukan di rumah. Misalnya, ketika menonton TV dan ada iklan, Tiffany memanfaatkan jeda waktu itu untuk menggerakkan tubuhnya. Dalam seminggu, kini Tiffany rutin berlatih angkat beban dan melakukan latihan lain selama enam hari dengan durasi setidaknya dua jam.

Baca juga: Mau Langsing Tapi Doyan Makan, Ini Trik Dewi Pangkas Bobot 11 Kg dalam 4 Bulan



(rdn/vit)

Berita Terkait