Pada tahun 2015 lalu World Health Organization (WHO) menyerukan perlu adanya perubahan pola diet masyarakat global. Konsumsi gula, garam, dan lemak perlu diperhatikan terutama untuk gula perlu dikurangi konsumsinya menjadi sekitar 6 sendok teh per hari.
Lalu berapa kira-kira gula yang ada untuk segelas minuman kita saat ini? Sudah mencukupi setengah atau mungkin lebih dari anjuran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Lihat label
|
Foto ilustrasi: Muh. Taufiq Sidqi
|
"Jangan buru-buru termakan label marketing yang ada di depan paket," kata Marilyn yang juga menulis buku 'Natural Alternatives to Sugar'.
"Semua yang berakhiran dengan 'osa' seperti glukosa, sukrosa, fruktosa, laktosa, maltosa adalah bentuk lain dari gula sama seperti madu, agave, molase dan sirup. Semakin banyak nama itu di daftar kandungan maka semakin tinggi gulanya," lanjut Marilyn.
Hindari produk yang mengandung banyak gula.
2. Kurangi pelan-pelan
|
Foto: Thinkstock
|
"Pelan-pelan mengimplementasikan langkah mengurangi konsumsi gula kemungkinan cara terbaik yang bisa dilakukan beberapa orang. Bila Anda kalap ketika melihat kue muffin, kue coklat, atau beberapa gelas wine di tempat kerja jangan merasa sudah gagal karena ini akan berubah jadi alasan untuk menyerah," papar ahli nutrisi Shona Wilkinson dari SuperfoodUK.com
3. Konsumsi probiotik
|
Foto: Thinkstock
|
Seseorang yang memiliki bakteri 'baik' dan 'jahat' tak seimbang di dalam sistem pencernaannya akan lebih mudah untuk menginginkan gula. Ketika ia mulai mencoba berhenti atau mengurangi gula maka dorongan keinginan tersebut akan semakin kuat.
Ahli nutrisi Adrienne Benjamin mengatakan untuk mengatasinya bisa dengan mengonsumsi probiotik. "Makanan seperti yoghurt, kefire, sauerkraut, dan miso memberikan beragam bakteri probiotik dan bisa ditunjang lagi melalui berbagai suplemen," kata Adrienne.
4. Suplemen
|
Foto: Thinkstock
|
Ahli nutrisi Cassandra Barns mengatakan untuk menekan hasrat mengonsumsi makanan manis tersebut suplemen dengan kandungan chromium bisa digunakan. "Mineral ini membantu menyelaraskan kadar insulin dan menjauhkan rasa lapar untuk makanan manis," kata Cassandra.
5. Usahakan kenyang lebih lama
|
Foto ilustrasi: Ari Saputra
|
Cassandra mengatakan hal ini bisa dicapai dengan mengonsumsi beberapa sumber makanan yang tinggi protein. "Makanan tinggi protein perlu waktu lebih lama untuk dicerna sehingga dia ada di perut lebih lama membuat kita merasa kenyang," kata Cassandra.
Halaman 2 dari 6











































