Selasa, 28 Jun 2016 17:02 WIB

Jangan Cuma Andalkan Sayur Hijau, Makan 'Pelangi' Jauh Lebih Menyehatkan

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Foto: Thinkstock
Jakarta - Guna menjaga kesehatan tubuh, sayuran berdaun hijau masih menjadi andalan utama. Padahal menurut pakar gizi, konsumsi variasi sayur dan buah yang berwarna-warni jauh lebih dianjurkan.

Seperti disampaikan oleh pakar gizi Jansen Ongko, MSc, RD, konsep memilih pola makan yang memiliki banyak warna merupakan cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengingatkan semua orang, bahwa konsumsi sayur dan buah-buahan dapat memberikan efek positif bagi tubuh.

"Semakin berwarna makanan yang ada di dalam piring, semakin lengkap pula kandungan gizi yang dapat diperoleh," tutur Jansen dalam temu media 'Eat a Rainbow oleh Samsung Electronics Indonesia' yang diadakan di TCC Batavia, Jl KH Mas Mansyur, Senin (27/6/2016).

Baca juga: Bikin Kecanduan, Hindari Terlalu Sering Beri Junk Food pada Anak

Menurutnya, hanya mengandalkan sayuran hijau saja sebenarnya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah seseorang. Konsep makanan 'pelangi' lebih dianjurkan karena warna-warni yang berasal dari pigmen fitokimia, dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit.

"Intinya kita perlu paham bahwa tidak ada satu jenis makanan yang mengandung gizi lengkap. Makin berwarna makanan kita di piring, makin lengkap juga gizi yang kita miliki," imbuh nutrisionis lulusan California State University, Los Angeles ini.

Metode 'eat a rainbow' yang disebutkan Jansen merupakan konsep penyajian makanan alami yang mengombinasikan berbagai macam bahan pangan berdasarkan warnanya. Warna-warna tersebut di terbagi dalam menjadi lima kategori warna, yaitu merah, ungu/biru, jingga/kuning, hijau dan putih/cokelat.

Baca juga: Sari Kedelai dan Susu Sapi, Mana yang Lebih Menyehatkan Tubuh?

(ajg/vit)