Merasa Tubuh Makin Melar? Bisa Jadi karena Anda Kebanyakan Pekerjaan

Merasa Tubuh Makin Melar? Bisa Jadi karena Anda Kebanyakan Pekerjaan

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Kamis, 27 Okt 2016 20:00 WIB
Merasa Tubuh Makin Melar? Bisa Jadi karena Anda Kebanyakan Pekerjaan
Foto: Getty Images
Jakarta - Merasa akhir-akhir ini nafsu makan dan ngemil meningkat, sehingga berujung pada berat badan yang ikut-ikutan naik? Coba cek pekerjaan Anda, mungkin tanpa disadari ada yang membuat stres berat.

Seperti diketahui, stres seringkali disebut-sebut sebagai biang keladi kegemukan karena membuat seseorang lebih ingin untuk makan dan ngemil. Kondisi ini disebut sebagai comfort eating.

Namun baru-baru ini studi mengungkapkan bahwa secara alami tubuh akan menciptakan suasana penumpukan lemak ketika seseorang sedang berada dalam tekanan. Peneliti menyebutkan bahwa stres memicu datangnya hormon Adamts1, yang kemudian menghasilkan sel-sel lemak dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Efeknya bahkan tak hanya sekadar membuat terjadi penimbunan lemak di sekitar perut dan bagian tubuh lainnya, tapi juga 'membungkus' organ sekitar seperti lemak seperti hati dan pankreas. Kondisi ini kemudian berujung pada peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Baca juga: Saran Pakar Diet Bagi Anda yang Ingin Punya Badan Ramping Ideal

"Ini bukti bahwa pekerjaan yang menumpuk dan membuat stres bisa berujung pada tubuh yang makin gemuk," ujar peneliti Dr Brian Feldman, dari Stanford University School of Medicine.

Dikutip dari Telegraph, dosen senior kedokteran psikologi di King College London, dr Valeria Mondelli, menyebutkan bahwa saat sedang stres, seseorang cenderung mencari pelampiasan. Salah satu yang kerap dilakukan adalah mengonsumsi lebih banyak makanan.

"Keinginan tersebut dipicu oleh hormon dopamin. Dopamin pada otak akan berpindah dan neurotransmitter membawa sinyal di antara neuron pada sistem reward. Sedangkan sistem reward berperan meningkatkan nafsu makan," tutur Mondelli.

Sedangkan, dilansir Daily Mail, menurut pakar diet, Sally Norton, mengonsumsi makanan berlebih tidak masalah jika orang tersebut juga melakukan aktivitas fisik. Namun yang bermasalah adalah jika orang tersebut lantas berdiam diri dan terlalu banyak duduk, maka akan berisiko kelebihan berat badan dan obesitas.

Baca juga: Segar dan Menyehatkan: Ragam Warna-warni The Rainbow Diet


(ajg/vit)

Berita Terkait