Jakarta -
Bicara tentang metode diet, seringkali trik penurun berat badan yang kelihatannya sepele justru memberikan dampak yang lebih besar ketimbang metode yang ekstrim lho.
Lagipula menurut Keri Gans, RD, penulis buku The Small Change Diet, mereka yang berbobot di atas rata-rata biasanya memiliki pola makan yang buruk.
"Dari sini kita bisa lihat dengan jelas yang mana yang harus diubah," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja tidak banyak orang yang tahu trik sederhana seperti apa yang harus diubah dari pola makan. Berikut trik yang dimaksud, seperti halnya dikutip dari Men's Health, Jumat (11/11/2016).
Baca juga: Ingin Diet Penurunan Bobot Ada Hasilnya? Coba Hindari Daging
1. Ukur porsi makan dengan kepalan tangan
Foto: thinkstock
|
Cara terbaik untuk mengukur porsi makan ternyata cukup mengandalkan tangan saja. Idealnya, konsumsi dua kepal sayur, satu kepal karbohidrat atau gandum utuh dan sedikit lemak nabati untuk setiap porsi.
2. Stop makan makanan sehat berlebih
Foto: thinkstock
|
Jangan dikira makanan sehat dapat dikonsumsi dalam jumlah besar. Jadi meski makan makanan sehat, pastikan tetap menggunakan porsi dan piring yang kecil.
Penelitian dari Cornell University membuktikan, partisipan yang menggunakan piring berdiameter 10 inci mengonsumsi kalori 22 persen lebih sedikit daripada yang makan di atas piring berdiameter 12 inci.
3. Catat apa yang dimakan selama sepekan
Foto: thinkstock
|
Sama halnya dengan mengukur tiap porsi makan, jangan bosan dan malas untuk mencatat apa saja yang telah Anda konsumsi selama sepekan. Dengan cara begini Anda bisa melacak makanan mana yang ternyata menambah kalori secara diam-diam.
4. Tuangkan saus secukupnya
Foto: iStock
|
Dressing atau saus pada salad sekalipun merupakan sumber kalori tersembunyi, apalagi jika Anda menuangkannya langsung dari botol. Gans menerangkan, kelebihan dua sendok makan saja bisa menambah 120 kalori yang masuk ke tubuh dalam sehari.
"Yang benar hanya dua sendok makan saja," katanya.
5. Selalu sedia buah
Foto: Getty Images
|
Studi yang dilakukan Food and Brand Lab, AS mengungkap mereka yang bisa selalu menyediakan buah segar bisa kehilangan bobot 5 kg atau lebih, meskipun hanya untuk camilan. Bobot orang yang selalu sedia buah juga rata-rata 6 kg lebih rendah daripada yang tidak pernah membeli buah.
6. Mengatur letak piring
Foto: thinkstock
|
Menurut Gans, tiap kali makan usahakan agar sayuran dan lauk sehat seperti ikan diletakkan di tengah meja. Di piring Anda baiknya kedua menu ini mengisi 50 persen piring Anda. "Apalagi jika Anda memilih sayuran yang rendah kalori akan menurunkan bobot 5 kg dari waktu ke waktu," terangnya.
7. Tidur selama 7-9 jam per malam
Foto: thinkstock
|
Selain pengaturan makan, pemenuhan kebutuhan tidur juga tak kalah penting. Idealnya setiap malam seseorang dianjurkan tidur selama 7-9 jam. "Yang pasti jika kurang tidur, Anda akan sulit membuat keputusan untuk memilih makanan sehat," kata Gans.
Cara terbaik untuk mengukur porsi makan ternyata cukup mengandalkan tangan saja. Idealnya, konsumsi dua kepal sayur, satu kepal karbohidrat atau gandum utuh dan sedikit lemak nabati untuk setiap porsi.
Jangan dikira makanan sehat dapat dikonsumsi dalam jumlah besar. Jadi meski makan makanan sehat, pastikan tetap menggunakan porsi dan piring yang kecil.
Penelitian dari Cornell University membuktikan, partisipan yang menggunakan piring berdiameter 10 inci mengonsumsi kalori 22 persen lebih sedikit daripada yang makan di atas piring berdiameter 12 inci.
Sama halnya dengan mengukur tiap porsi makan, jangan bosan dan malas untuk mencatat apa saja yang telah Anda konsumsi selama sepekan. Dengan cara begini Anda bisa melacak makanan mana yang ternyata menambah kalori secara diam-diam.
Dressing atau saus pada salad sekalipun merupakan sumber kalori tersembunyi, apalagi jika Anda menuangkannya langsung dari botol. Gans menerangkan, kelebihan dua sendok makan saja bisa menambah 120 kalori yang masuk ke tubuh dalam sehari.
"Yang benar hanya dua sendok makan saja," katanya.
Studi yang dilakukan Food and Brand Lab, AS mengungkap mereka yang bisa selalu menyediakan buah segar bisa kehilangan bobot 5 kg atau lebih, meskipun hanya untuk camilan. Bobot orang yang selalu sedia buah juga rata-rata 6 kg lebih rendah daripada yang tidak pernah membeli buah.
Menurut Gans, tiap kali makan usahakan agar sayuran dan lauk sehat seperti ikan diletakkan di tengah meja. Di piring Anda baiknya kedua menu ini mengisi 50 persen piring Anda. "Apalagi jika Anda memilih sayuran yang rendah kalori akan menurunkan bobot 5 kg dari waktu ke waktu," terangnya.
Selain pengaturan makan, pemenuhan kebutuhan tidur juga tak kalah penting. Idealnya setiap malam seseorang dianjurkan tidur selama 7-9 jam. "Yang pasti jika kurang tidur, Anda akan sulit membuat keputusan untuk memilih makanan sehat," kata Gans.
(lll/vit)