5 Cara Ini Bisa Bikin Kegiatan Jalan Kaki Bakar Lebih Banyak Kalori

5 Cara Ini Bisa Bikin Kegiatan Jalan Kaki Bakar Lebih Banyak Kalori

Radian Nyi Sukmasari - detikHealth
Jumat, 09 Des 2016 11:11 WIB
5 Cara Ini Bisa Bikin Kegiatan Jalan Kaki Bakar Lebih Banyak Kalori
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Jalan kaki, aktivitas yang dilakukan semua orang hampir setiap hari. Apalagi, jalan kaki juga bisa dijadikan sarana olahraga di mana saja dan kapan saja, tanpa perlu alat-alat tambahan.

Sebuah studi analisis risiko tahun 2015 menyebutkan wanita yang melakukan jalan cepat rutin cenderung memiliki indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang yang lebih rendah. Nah, bagi Anda yang ingin menjadikan jalan kaki sebagai sarana murah meriah bakal kalori, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kalori lebih banyak terbakar.

Baca juga: Lari Vs Jalan Kaki, Mana yang Lebih Sehat?

1. Jalan dengan cepat

Foto: thinkstock
"Banyak orang tidak punya waktu jalan kaki setidaknya dua jam sehari. Nah, memanfaatkan waktu sebaik mungkin adalah kunci agar Anda bisa membakar kalori lebih banyak. Caranya, tambahkan kecepatan dan intensitas jalan kaki Anda," tutur Chris Freytag, CPT, anggota American Council of Exercise.

Kepada Women's Health, Freytag mengatakan untuk memastikan intensitas jalan kaki optimal dan fokuslah pada pernapasan Anda. Ketika Anda hanya bisa mengucapkan beberapa kata dalam satu waktu tanpa bernapas, itu menunjukkan Anda sudah menunjukkan intensitas jalan kaki yang optimal.

2. Variasikan kecepatan berjalan

Foto: thinkstock
Studi tahun 2015 dari Ohio State University menunjukkan hanya mengubah kecepatan berjalan Anda bisa membakar kalori 20 persen lebih banyak dibanding saat Anda menggunakan kecepatan tetap.

Untuk itu, Anda bisa memvariasikan kecepatan misalnya selama beberapa langkah gunakan langkah cepat kemudian ketika sampai di suatu titik, perlambat jalan kaki Anda. Setelah itu, ubah lagi kecepatan jalan kaki menjadi lebih cepat.

3. Kecuali di pagi hari, tak perlu konsumsi karbohidrat sebagai 'bahan bakar'

Foto: thinkstock
Olahraga dengan perut kosong di pagi hari tidak dianjurkan. Tapi, ketika Anda berniat jalan kaki untuk berolahraga, menurut ahli gizi Tori Holthaus, RDN, Anda tak perlu mengonsumsi karbohidrat lebih banyak.

"Jika Anda akan lari di pagi hari, sebaiknya konsumsi makanan tinggi protein dan mengandung lemak sehat. Sebab, lari tidak terlalu efektif untuk 'menguras' karbohidrat dalam tubuh," tutur Tori.

4. Isi 'bahan bakar' tubuh setelah 60 menit jalan kaki

Foto: thinkstock
Freytag mengingatkan jika Anda bisa berjalan kaki selama 60 menit, setelah itu jangan lupa konsumsi asupan untuk mengganti bahan bakar tubuh. Sebab, dalam rentang waktu 60 menit cadangan glikogen sudah mulai habis dan Anda perlu mengisi ulang energi sebagai bahan bakar otot.

"Anda bisa mengonsumsi asupan mengandung protein dan sedikit karbohidrat. Misalnya saja pisang dengan selai kacang, roti gandum panggang dan alpukat, atau segelas susu cokelat," kata Freytag.

5. Imbangi dengan latihan kekuatan

Foto: thinkstock
Jalan kaki bisa jadi salah satu cara yang baik untuk menurunkan berat badan. Tapi, untuk memastikan Anda tidak kehilangan massa otot, ahli bedah bariatrik di San Diego, Julie Ellner, MD menyarankan untuk melakukan latihan kekuatan.

"Anda bisa berhenti setelah 10 menit jalan kaki kemudian melakukan push-up, lunges, squat, atau latihan kekuatan lainnya, lalu lanjut lagi jalan kaki," kata Ellner.
Halaman 2 dari 6
"Banyak orang tidak punya waktu jalan kaki setidaknya dua jam sehari. Nah, memanfaatkan waktu sebaik mungkin adalah kunci agar Anda bisa membakar kalori lebih banyak. Caranya, tambahkan kecepatan dan intensitas jalan kaki Anda," tutur Chris Freytag, CPT, anggota American Council of Exercise.

Kepada Women's Health, Freytag mengatakan untuk memastikan intensitas jalan kaki optimal dan fokuslah pada pernapasan Anda. Ketika Anda hanya bisa mengucapkan beberapa kata dalam satu waktu tanpa bernapas, itu menunjukkan Anda sudah menunjukkan intensitas jalan kaki yang optimal.

Studi tahun 2015 dari Ohio State University menunjukkan hanya mengubah kecepatan berjalan Anda bisa membakar kalori 20 persen lebih banyak dibanding saat Anda menggunakan kecepatan tetap.

Untuk itu, Anda bisa memvariasikan kecepatan misalnya selama beberapa langkah gunakan langkah cepat kemudian ketika sampai di suatu titik, perlambat jalan kaki Anda. Setelah itu, ubah lagi kecepatan jalan kaki menjadi lebih cepat.

Olahraga dengan perut kosong di pagi hari tidak dianjurkan. Tapi, ketika Anda berniat jalan kaki untuk berolahraga, menurut ahli gizi Tori Holthaus, RDN, Anda tak perlu mengonsumsi karbohidrat lebih banyak.

"Jika Anda akan lari di pagi hari, sebaiknya konsumsi makanan tinggi protein dan mengandung lemak sehat. Sebab, lari tidak terlalu efektif untuk 'menguras' karbohidrat dalam tubuh," tutur Tori.

Freytag mengingatkan jika Anda bisa berjalan kaki selama 60 menit, setelah itu jangan lupa konsumsi asupan untuk mengganti bahan bakar tubuh. Sebab, dalam rentang waktu 60 menit cadangan glikogen sudah mulai habis dan Anda perlu mengisi ulang energi sebagai bahan bakar otot.

"Anda bisa mengonsumsi asupan mengandung protein dan sedikit karbohidrat. Misalnya saja pisang dengan selai kacang, roti gandum panggang dan alpukat, atau segelas susu cokelat," kata Freytag.

Jalan kaki bisa jadi salah satu cara yang baik untuk menurunkan berat badan. Tapi, untuk memastikan Anda tidak kehilangan massa otot, ahli bedah bariatrik di San Diego, Julie Ellner, MD menyarankan untuk melakukan latihan kekuatan.

"Anda bisa berhenti setelah 10 menit jalan kaki kemudian melakukan push-up, lunges, squat, atau latihan kekuatan lainnya, lalu lanjut lagi jalan kaki," kata Ellner.

(rdn/vit)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads