Sebuah studi analisis risiko tahun 2015 menyebutkan wanita yang melakukan jalan cepat rutin cenderung memiliki indeks massa tubuh (IMT) dan lingkar pinggang yang lebih rendah. Nah, bagi Anda yang ingin menjadikan jalan kaki sebagai sarana murah meriah bakal kalori, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar kalori lebih banyak terbakar.
Baca juga: Lari Vs Jalan Kaki, Mana yang Lebih Sehat?
1. Jalan dengan cepat
|
Foto: thinkstock
|
Kepada Women's Health, Freytag mengatakan untuk memastikan intensitas jalan kaki optimal dan fokuslah pada pernapasan Anda. Ketika Anda hanya bisa mengucapkan beberapa kata dalam satu waktu tanpa bernapas, itu menunjukkan Anda sudah menunjukkan intensitas jalan kaki yang optimal.
2. Variasikan kecepatan berjalan
|
Foto: thinkstock
|
Untuk itu, Anda bisa memvariasikan kecepatan misalnya selama beberapa langkah gunakan langkah cepat kemudian ketika sampai di suatu titik, perlambat jalan kaki Anda. Setelah itu, ubah lagi kecepatan jalan kaki menjadi lebih cepat.
3. Kecuali di pagi hari, tak perlu konsumsi karbohidrat sebagai 'bahan bakar'
|
Foto: thinkstock
|
"Jika Anda akan lari di pagi hari, sebaiknya konsumsi makanan tinggi protein dan mengandung lemak sehat. Sebab, lari tidak terlalu efektif untuk 'menguras' karbohidrat dalam tubuh," tutur Tori.
4. Isi 'bahan bakar' tubuh setelah 60 menit jalan kaki
|
Foto: thinkstock
|
"Anda bisa mengonsumsi asupan mengandung protein dan sedikit karbohidrat. Misalnya saja pisang dengan selai kacang, roti gandum panggang dan alpukat, atau segelas susu cokelat," kata Freytag.
5. Imbangi dengan latihan kekuatan
|
Foto: thinkstock
|
"Anda bisa berhenti setelah 10 menit jalan kaki kemudian melakukan push-up, lunges, squat, atau latihan kekuatan lainnya, lalu lanjut lagi jalan kaki," kata Ellner.
Halaman 2 dari 6











































