Jakarta -
Sedang diet untuk menurunkan berat badan? Ingat ya, lakukan dengan langkah yang tepat. Jangan tergoda untuk mendapatkan hasil instan. Ya, untuk langsing ideal yang sehat itu butuh usaha.
Disarankan dalam seminggu, berat badan turun sekitar 0,5 kg. Jika turun berat badannya terlalu ekstrem, metabolisme tubuh berubah saat program penurunan berat badan dilakukan. Selain itu juga terjadi penyesuaian hormon dan enzim-enzim dalam tubuh yang digunakan oleh organ-organ tubuh.
Saat terjadi penyesuaian metabolisme, organ-organ tubuh pun ikut mengalami penyesuaian. Ketika turun bobot terlalu drastis, organ tubuh bisa 'kaget' dan berisiko menimbulkan gangguan pada organ tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, dalam diet penurunan berat badan Kamu, bisa dicoba memasukkan asupan-asupan yang ditengarai bisa membantu menurunkan bobot. Apa saja? Yuk simak rangkumannya:
Baca juga: Selain Turunkan Bobot, Diet Pelangi Juga Bantu Detoksifikasi Alami Tubuh
1. Alpukat
Foto: iStock
|
Studi yang dilakukan oleh Hass Avocado Board, California menyimpulkan konsumsi alpukat dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Peneliti juga menemukan bahwa mengonsumsi sebuah alpukat setiap hari membantu mengurangi angka total kolesterol. Selain itu, alpukat juga mengisi kebutuhan lemak dalam tubuh dengan lebih sehat.
Konsumsi alpukat yang banyak mengandung serat dan karbohidrat dapat menjaga kestabilan kadar gula dalam darah dan membantu melawan keinginan ngemil.
2. Kacang-kacangan
Foto: Getty Images
|
Peneliti dari St Michael's Hospital, Kanada, Dr Russell de Souza, menyebutkan bahwa mengonsumsi banyak kacang-kacangan termasuk buncis dan lentil dapat membantu proses penurunan berat badan. Kata Russell, mengonsumsi 130 gram atau sekitar tiga-perempat cangkir kacang setiap hari dapat membantu program penurunan berat badan.
Kaya protein dan serat membuat kacang menciptakan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk ngemil makanan lainnya pun menjadi berkurang.
3. Bayam
Foto: Getty Images
|
Profesor Charlotte Erlanson-Albertsson dari Lund University di Swedia mengatakan bahwa bayam mengandung zat bernama thylakoids. Zat tersebut terkandung dalam daun bayam yang berwarna hijau dan dapat menurunkan berat badan dan nafsu makan.
Prof Erlanson-Albertsson mengatakan bahwa selain membuat berat badan turun lebih cepat, bayam membantu menanggulangi nafsu makan berlebih terutama di jam-jam sebelum makan atau snack time. Ini karena bayam memiliki kadar kalori rendah dan juga kaya serat sehingga dapat memberi rasa kenyang lebih lama.
4. Telur
Foto: Detikfood
|
Menurut studi yang dipublikasikan dalam American Society for Nutrition's Experimental Biology beberapa waktu lalu, sarapan dengan menu tinggi protein, termasuk telur, dapat membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama. Efek positifnya, nafsu makan di siang hari pun akan menjadi lebih terkontrol.
Ada baiknya juga Anda menambahkan sedikit sayuran pada menu sarapan telur. Menurut peneliti Jung Eun Kim dari Purdue University, Amerika Serikat, telur utuh dan salad yang dikonsumsi bersama dapat membantu meningkatkan jumlah vitamin E sayuran yang diserap oleh tubuh.
Baca juga: Ingin Diet Penurunan Bobot Ada Hasilnya? Coba Hindari Daging
5. Semangka
Foto: iStock
|
Seporsi semangka potong segar diketahui mengandung sekitar 80 kalori. Selain itu mengandung sekitar 21 gram karbohidrat, 30 persen dari kebutuhan harian vitamin A, 25 persen dari vitamin C, serta 8 persen dari kalium. Nutrisi ini membuat semangka menjadi salah satu buah ideal untuk membantu menurunkan berat badan.
Pakar gizi Jillian Michael menuturkan semangka juga memiliki kepadatan energi yang rendah, yang berarti memiliki sejumlah kecil kalori dalam porsi besar. Nah, makanan dengan kepadatan energi yang rendah sangat berguna untuk menurunkan berat badan karena mereka membuat kenyang tanpa menambahkan kalori terlalu banyak. Kadar airnya yang tinggi juga membantu Anda tetap terhidrasi.
Studi yang dilakukan oleh Hass Avocado Board, California menyimpulkan konsumsi alpukat dapat membantu seseorang menurunkan berat badan. Peneliti juga menemukan bahwa mengonsumsi sebuah alpukat setiap hari membantu mengurangi angka total kolesterol. Selain itu, alpukat juga mengisi kebutuhan lemak dalam tubuh dengan lebih sehat.
Konsumsi alpukat yang banyak mengandung serat dan karbohidrat dapat menjaga kestabilan kadar gula dalam darah dan membantu melawan keinginan ngemil.
Peneliti dari St Michael's Hospital, Kanada, Dr Russell de Souza, menyebutkan bahwa mengonsumsi banyak kacang-kacangan termasuk buncis dan lentil dapat membantu proses penurunan berat badan. Kata Russell, mengonsumsi 130 gram atau sekitar tiga-perempat cangkir kacang setiap hari dapat membantu program penurunan berat badan.
Kaya protein dan serat membuat kacang menciptakan rasa kenyang lebih lama sehingga keinginan untuk ngemil makanan lainnya pun menjadi berkurang.
Profesor Charlotte Erlanson-Albertsson dari Lund University di Swedia mengatakan bahwa bayam mengandung zat bernama thylakoids. Zat tersebut terkandung dalam daun bayam yang berwarna hijau dan dapat menurunkan berat badan dan nafsu makan.
Prof Erlanson-Albertsson mengatakan bahwa selain membuat berat badan turun lebih cepat, bayam membantu menanggulangi nafsu makan berlebih terutama di jam-jam sebelum makan atau snack time. Ini karena bayam memiliki kadar kalori rendah dan juga kaya serat sehingga dapat memberi rasa kenyang lebih lama.
Menurut studi yang dipublikasikan dalam American Society for Nutrition's Experimental Biology beberapa waktu lalu, sarapan dengan menu tinggi protein, termasuk telur, dapat membuat Anda merasa lebih kenyang lebih lama. Efek positifnya, nafsu makan di siang hari pun akan menjadi lebih terkontrol.
Ada baiknya juga Anda menambahkan sedikit sayuran pada menu sarapan telur. Menurut peneliti Jung Eun Kim dari Purdue University, Amerika Serikat, telur utuh dan salad yang dikonsumsi bersama dapat membantu meningkatkan jumlah vitamin E sayuran yang diserap oleh tubuh.
Baca juga: Ingin Diet Penurunan Bobot Ada Hasilnya? Coba Hindari Daging
Seporsi semangka potong segar diketahui mengandung sekitar 80 kalori. Selain itu mengandung sekitar 21 gram karbohidrat, 30 persen dari kebutuhan harian vitamin A, 25 persen dari vitamin C, serta 8 persen dari kalium. Nutrisi ini membuat semangka menjadi salah satu buah ideal untuk membantu menurunkan berat badan.
Pakar gizi Jillian Michael menuturkan semangka juga memiliki kepadatan energi yang rendah, yang berarti memiliki sejumlah kecil kalori dalam porsi besar. Nah, makanan dengan kepadatan energi yang rendah sangat berguna untuk menurunkan berat badan karena mereka membuat kenyang tanpa menambahkan kalori terlalu banyak. Kadar airnya yang tinggi juga membantu Anda tetap terhidrasi.
(vit/vit)