Nonton TV Saat Makan Malam Tingkatkan Risiko Obesitas

Nonton TV Saat Makan Malam Tingkatkan Risiko Obesitas

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 06 Mar 2017 09:05 WIB
Nonton TV Saat Makan Malam Tingkatkan Risiko Obesitas
Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kebiasaan yang tampak sepele rupanya punya pengaruh besar bagi kesehatan. Nonton televisi saat sedang makan malam terbukti meningkatkan risiko obesitas hingga 37 persen.

Temuan ini terungkap dalam penelitian di Ohio Colleges of Medicine Government Resource Center. Analisis terhadap kebiasaan makan 12 ribu warga Ohio menunjukkan bahwa sekitar sepertiga responden punya kebiasaan nonton TV saat makan malam bersama keluarga.

"Orang dewasa cenderung makan lebih banyak saat menonton televisi," kata Rachel Tumin, ilmuwan yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Dailymail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Temuan lain yang terungkap dalam penelitian tersebut adalah, keluarga yang memasak sendiri makan malamnya punya risiko 26 persen lebih rendah untuk mengalami kegemukan. Keluarga yang tidak pernah nonton televisi saat makan malam juga lebih terhindar dari perilaku makan tidak sehat.

Baca juga: Ini Lho Alasannya Kenapa Anak Sebaiknya Tidak Makan Sambil Nonton Televisi

Ini bukan penelitian pertama yang mengaitkan perilaku makan dengan kebiasaan nonton televisi. Tahun 2016, penelitian di University of Minnesota membuktikan bahwa nonton televisi saat makan bisa membuat perhatian teralihkan. Ini berisiko memicu perilaku makan tidak sehat.

Selain memicu perilaku makan tidak sehat, nonton televisi juga selalu dikaitkan dengan gaya hidup sedentari atau kurang gerak. Kombinasi pola makan tidak sehat dengan kurang gerak makin meningkatkan risiko kegemukan, baik pada anak maupun orang dewasa.

Baca juga: Makan Sambil Nonton TV Picu Pola Makan Tidak Sehat (up/vit)

Berita Terkait