Menurut spesialis kandungan dr Ridwan, SpOG, dari RSIA Kemang Medical Care dasar pandangan tersebut muncul karena nanas mengandung enzim bromelain. Enzim bromelain bersifat menguraikan protein dan bisa memicu kontraksi sehingga nanas dianggap berbahaya untuk janin.
"Tetapi jumlah enzim bromelain dalam nanas sangat kecil sekali sehingga mengonsumsi nanas dalam jumlah yang lazim tidak mungkin menyebabkan perdarahan atau keguguran," kata dr Ridwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Agar Manfaat Sehat Nanas Tak Hilang, Begini Cara Terbaik Mengonsumsinya
1. Tingkatkan imun tubuh
|
Foto: thinkstock
|
Vitamin C terutama bagus untuk mencegah masalah penyakit jantung dan nyeri sendi.
2. Menguatkan tulang
|
Foto: iStock
|
Studi pada tahun 1994 menyebut mangan dan beberapa mineral lainnya bisa berperan dalam mencegah osteoporosis pada wanita postmenopause.
3. Menjaga kesehatan mata
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
"Nanas bisa mengurangi risiko efek degenerasi makular, sebuah penyakit yang bisa memengaruhi mata seseorang saat ia semakin tambah tua," kata ahli nutrisi Laura Flores dari San Diego.
4. Lancarkan pencernaan
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
American Cancer Society menambahkan nanas kemungkinan juga bisa berperan memperlancar pencernaan karena kandungan enzim bromelain. Enzim tersebut memecah protein pada makanan sehingga jadi lebih mudah diserap.
5. Anti-inflamasi
|
Foto: Thinkstock
|
Osteoarthritis dan tumor adalah kondisi yang erat kaitannya dengan peradangan tubuh. "Karena kandungan senyawa yang kompleks seperti bromelain dari inti nanas, buah ini dapat membantu mengurangi inflamasi pada tubuh," kata Flores.
6. Kurangi penggumpalan darah
|
Foto: thinkstock
|
7. Lawan pilek
|
Foto: Thinkstock
|
Nah jadi lain kali kalau sedang pilek coba makan sepotong buah nanas.
Halaman 4 dari 8











































