Alat yang dimasukkan di kedua lubang hidung ini diklaim bisa menurunkan berat badan 2 kali lebih efektif. Cara kerjanya adalah dengan memblokir saraf penerima rangsang bau, yang berperan besar dalam membentuk nafsu makan.
Inovasi ini didasari oleh teori yang menyebut bahwa orang-orang dengan masalah kelebihan berat badan cenderung memiliki sensitivitas lebih tinggi terhadap bau makanan. Stimulasi nafsu makannya lebih tinggi dibanding populasi yang lain.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partisipan yang menjalani diet dengan dipasangi alat tersebut di hidungnya, sukses menurunkan berat badan sebanyak 8 kg. Sedangkan pada kelompok partisipan yang tidak dipasangi alat, berat badannya hanya turun sekitar 4 kg.
"Mereka yang memakai alat ini mengonsumsi jauh lebih sedikit gula, pemanis buatan, minuman manis dan alkohol," kata Dror Dicker, salah seorang ilmuwan, dikutip dari Dailymail.











































