Selasa, 26 Jun 2018 11:10 WIB

Intip Gaya Hidup Sehat Gelandang Timnas Spanyol Andres Iniesta

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Toru Hanai/Reuters Foto: Toru Hanai/Reuters
Jakarta - Tim nasional Spanyol berhasil lolos menjadi juara Grup B Piala Dunia 2018 setelah imbang melawan Maroko dengan skor 2-2 berkat unggul satu poin dari Portugal. Sang gelandang tengah, Andres Iniesta, rupanya mempunyai gaya hidup sehat yang membantunya tetap bugar selama pertandingan.

Dilansir FourFourTwo, Iniesta menyebut kunci untuk kebugarannya tiap hari dimulai dengan minimal tidur selama delapan jam di malam hari. Istirahat penuh sangat penting untuk performa terbaiknya.

Saat tidur, ia membiasakan untuk tidur dalam kegelapan total dan tanpa suara. Iniesta menambahkan dengan bercanda, "Aku harus pintar-pintar cari waktu saat anak perempuanku membolehkanku tidur."

Lalu, bangun pagi merupakan hal esensial selanjutnya. Iniesta bangun sekitar pukul 8.30 pagi, yang diakuinya dapat memberinya waktu yang cukup banyak untuk tidak terburu-buru bangun dan sarapan bersama keluarganya.


"Biasanya aku makan sereal dan roti lapis ringan untuk menambah energi. Kamu harus menjaga dirimu sendiri. Itu seharusnya kehidupan bagi semua orang, tapi bagi atlet justru semakin lebih," ungkap pria yang kini bermain bersama klub sepakbola Barcelona.

Ketika Iniesta hendak melakukan latihan, hal pertama yang ia lakukan adalah merilekskan diri sebisa mungkin dan datang satu jam lebih pagi. Lalu ia menuju gym untuk melakukan latihan pribadinya serta peregangan untuk 'mengaktivasi' otot tubuhnya agar mereka berada dalam kondisi terbaik untuk dapat dilatih.

Setelah satu sesi latihan yang cukup lama, Iniesta tak berhenti di situ. Ia tetap melakukan peregangan, bahkan ketika di rumah. "Kalau kamu bermain dan cuma begitu saja, itu bukanlah persiapan untuk bisa mendapatkan dirimu yang terbaik," ujarnya.

Satu hal yang harus diingat setelah berlatih dan selalu ia sarankan kepada orang lain adalah jangan lupa minum dan jaga tubuh tetap terhidrasi. Sebab hal tersebut merupakan hal mendasar bagi otot kita, dan minuman isotonik bisa membantu mereka menggantikan elektrolit yang hilang dalam keringat, imbuh pria berusia 34 tahun ini.

(frp/up)