Minggu, 23 Sep 2018 13:32 WIB

Pakar Nutrisi Bilang Boleh Makan Fast Food! Tapi Ada Syaratnya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Foto: Istimewa Foto: Istimewa
Jakarta - Pergeseran pola hidup seperti kurang konsumsi sayuran, makan tidak dijaga, kebiasaan merokok menjadi faktor pemicu terjadinya berbagai masalah kesehatan pada kaum milenial. Di zaman yang serba instan ini banyak muda-mudi yang memilih mengonsumsi fast food dibandingkan dengan makanan bernutrisi lainnya.

Menurut pakar kesehatan dan nutrisi, dr Laurencia Ardi, boleh-boleh saja untuk makan junk food dan makanan instan lainnya namun tetap harus memperhatikan beberapa hal.

"Sebenarnya nggak ada pantangan ya bagi kita mau makan apa, hanya saja jumlahnya harus dibatasi. Semua nutrisi kalau berlebihan pun bisa menimbulkan penyakit apalagi fast food," ujarnya saat ditemui detikHealth, Sabtu, (22/9/2018).



Salah satu tips dari dr Lauren untuk tetap sehat meski makan fast food adalah dengan menerapkan aturan cheat day, yakni membebaskan diri makan apa saja dalam sehari.

"Jadi dalam seminggu, Senin sampai Jumat makannya dijaga terus. Tapi bosen kan ya pasti. Nah boleh tuh sehari misal Sabtu atau Minggu makan fast food. Sekarang sudah banyak orang tua yang menerapkan ini ke anaknya," jelasnya.

Selain itu, dr Lauren juga menyarankan untuk tidak malas berolahraga minimal 30 menit dalam sehari untuk membakar lemak dan menambah metabolisme dalam tubuh. Jika hal ini dijadikan kebiasaan maka kita bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

(up/up)
News Feed