Senin, 15 Okt 2018 08:31 WIB

Manfaat Sehat Ikan Lemuru, Menu Sarapan Susi Pudjiastuti

Rosmha Widiyani - detikHealth
Menteri Susi sedang sarapan dengan menu ikan lemuru. (Foto: Instagram Susi Pudjiastuti) Menteri Susi sedang sarapan dengan menu ikan lemuru. (Foto: Instagram Susi Pudjiastuti)
Jakarta - Menteri Perikanan dan Kelautan Indonesia Susi Pudjiastuti sarapan dengan menu ikan lemuru pada Minggu (14/10/2018). Ikan lemuru mungkin masih asing bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pantai. Namun ikan ini sebetulnya banyak ditemukan di pesisir pantai selatan Jawa meliputi Jawa Timur, Bali, dan Lombok.

Lemuru mengandung lebih banyak asam dokosaheksaenoat (DHA) dan asam eikosapentanoik (EPA) dibanding salmon. Lemuru punya 21,77 persen EPA dan 11,59 DHA yang merupakan komponen dari omega 3. Sementara salmon hanya mengandung 21,07 persen EPA dan 10 persen DHA. Lemuru digunakan sebagai bagan ikan sarden, bahan tepung ikan, atau bahan pakan ternak.

Dikutip dari berbagai sumber, 0mega 3 sudah terbukti baik untuk kesehatan jantung dengan mencegah terjadinya sumbatan dalam pembuluh darah (arteroklerosis). Omega 3 masuk dalam pencegahan primer arterosklerosis dan banyak direkomendasikan sebagai pelindung jantung (cardioprotection). Secara keseluruhan kandungan omega 3 dalam lemuru berkisar 23,5-30,6 persen bergantung dari jenisnya.



Selain omega 3, lemuru juga mengandung berbagai jenis nutrisi lain yang baik untuk kesehatan. Nutrisi tersebut antara lain protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, B1, dan C. Lemuru sebaiknya jangan diolah dengan terlalu banyak minyak, gula, dan garam untuk mempertahankan manfaatnya.

Saat ini, Lombok masih tercatat sebagai wilayah dengan tingkat produktivitas lemuru tertinggi. Kondisi lingkungan di garis pinggir pantainya lebih cocok untuk reproduksi lemuru dibanding Bali dan Jawa Timur.







Tonton juga 'Ikan Pengganti Salmon untuk Menu MPASI':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)