Selasa, 23 Okt 2018 10:40 WIB

Berkeringat Tandanya Tubuh Bakar Kalori? Salah, Ini yang Betul

Annissa Widya Davita - detikHealth
Berkeringat saat olahraga tidak serta merta menunjukkan jumlah kalori yang terbakar (Foto: thinkstock) Berkeringat saat olahraga tidak serta merta menunjukkan jumlah kalori yang terbakar (Foto: thinkstock)
Jakarta - Banyak yang beranggapan olahraga yang benar adalah ketika tubuh mandi keringat. Ternyata, kalau tujuan kamu adalah menurunkan berat badan, keringat saja nggak cukup lho.

"Kebanyakan orang berpendapat, sudah olahraga dan berkeringat berarti lemaknya ikut terbuang bersama keringat, padahal itu salah besar," kata Rachel Olsen, seorang pakar nutrisi, saat ditemui detikHealth di Jakarta Selatan, Senin (23/10/2018).

Menurut Rachel, berkeringat adalah mekanisme tubuh untuk mendinginkan diri. Tidak secara langsung berhubungan dengan pembakaran kalori dalam tubuh. Jadi jangan heran kalau sudah rajin berkeringat, tapi berat badan tidak turun-turun.



Pembakaran kalori di dalam tubuh, kata Rachel, lebih terwakili oleh peningkatan denyut jantung atau heart rate. Makin tinggi denyut jantung, makin banyak kalori yang terbakar.

"Kalori akan terbakar jika detak jantungmu cepat dan mulai berat. Kalau kamu keringetan tapi detak jantungnya masih stabil itu hanya cairan tubuh saja yang keluar," jelas Rachel.




Saksikan juga video 'Kabar Gembira! Tak Perlu Olahraga untuk Bakar Kalori':

[Gambas:Video 20detik]

(up/up)
News Feed