Jakarta -
Ada banyak sekali penyebab angka di timbangan melonjak tidak terkontrol. Mulai dari porsi makan yang berlebihan, hingga aktivitas hormon tertentu yang memperlambat metabolisme.
Faktor usia juga membuat metabolisme cenderung melambat, sehingga mudah terjadi timbunan lemak di tubuh. Demikian juga stres, yang secara tidak langsung mendorong perilaku makan berlebih, yang juga penyebab gemuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lee Holmes, seorang pakar nutrisi di Australia, menyebut penyebab gemuk bisa dibedakan dari bagian tubuh mana yang paling mendominasi timbunan lemak. Apakah lebih banyak di perut, paha, atau pantat.
Dikutip dari Dailymail, berikut ini berbagai penyebab gemuk menurut Lee, dilihat dari bagian tubuh mana lemak lebih banyak menumpuk.
Gemuk di paha
Foto: iStock
|
Menurut Lee, lemak menumpuk di bagian paha, pinggul dan pantat lebih sering disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Sepertinya ini lebih banyak dialami oleh para perempuan."Jika estrogen kamu tidak balance, kamu jadi lebih rentan mengalami kegemukan di bagian tersebut," jelasnya.
Beberapa jenis makanan bisa menyeimbangkan komposisi hormon dalam tubuh. Lee menyebut alpukat, brokoli, dan salmon, termasuk di antaranya.
Gemuk di perut
Foto: iStock
|
Laki-laki paling banyak mengalaminya. Menurut Lee, gemuk di bagian perut lebih banyak disebabkan oleh konsumsi gula dan karbohidrat yang berlebihan.Hormon juga berpengaruh, khususnya saat mengalami kelebihan hormon stres atau kortisol. Kondisi ini biasanya disertai dengan meningkatkan pertumbuhan rambut halus di wajah.
Gemuk di lengan
Foto: iStock
|
Lemak yang membuat lengan bergelambir adalah musuh para perempuan pencinta tanktop atau busana sejenis. Kondisi tersebut membuat mereka tampak lebih tua, dan memang proses penuaan memicu penumpukan lemak di bagian tersebut, menurut Lee.
Gemuk di punggung
Foto: iStock
|
Penumpukan lemak di punggung, menurut Lee, disebabkan oleh asupan kalori yang berlebihan. Terutama dari gorengan dan makanan berlemak."Diet rendah lean protein juga menyebabkan bobot yang tidak diinginkan pada punggung atas maupun bawah," katanya.
Gemuk di betis hingga pergelangan kaki
Foto: iStock
|
Ibu hamil sering mengalaminya. Umumnya bukan karena lemak sih, tetapi cairan yang mengalami retensi alias menumpuk di bagian tersebut. Selain karena hamil, juga bisa disebabkan oleh asupan garam terlalu banyak.
Menurut Lee, lemak menumpuk di bagian paha, pinggul dan pantat lebih sering disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon. Sepertinya ini lebih banyak dialami oleh para perempuan.
"Jika estrogen kamu tidak balance, kamu jadi lebih rentan mengalami kegemukan di bagian tersebut," jelasnya.
Beberapa jenis makanan bisa menyeimbangkan komposisi hormon dalam tubuh. Lee menyebut alpukat, brokoli, dan salmon, termasuk di antaranya.
Laki-laki paling banyak mengalaminya. Menurut Lee, gemuk di bagian perut lebih banyak disebabkan oleh konsumsi gula dan karbohidrat yang berlebihan.
Hormon juga berpengaruh, khususnya saat mengalami kelebihan hormon stres atau kortisol. Kondisi ini biasanya disertai dengan meningkatkan pertumbuhan rambut halus di wajah.
Lemak yang membuat lengan bergelambir adalah musuh para perempuan pencinta tanktop atau busana sejenis. Kondisi tersebut membuat mereka tampak lebih tua, dan memang proses penuaan memicu penumpukan lemak di bagian tersebut, menurut Lee.
Penumpukan lemak di punggung, menurut Lee, disebabkan oleh asupan kalori yang berlebihan. Terutama dari gorengan dan makanan berlemak.
"Diet rendah lean protein juga menyebabkan bobot yang tidak diinginkan pada punggung atas maupun bawah," katanya.
Ibu hamil sering mengalaminya. Umumnya bukan karena lemak sih, tetapi cairan yang mengalami retensi alias menumpuk di bagian tersebut. Selain karena hamil, juga bisa disebabkan oleh asupan garam terlalu banyak.
(up/fds)