Jakarta -
Ubi jalar sering dianggap remeh karena terkesan seperti makanan kampung. Sudah begitu, kadang-kadang kentut jadi lebih bau setelah makan ubi terlalu banyak.
Tapi jangan salah, ubi jalar mengandung banyak nutrisi dan serat yang sangat berpengaruh dalam menjaga tubuh tetap sehat.
Selain harganya murah, ubi jalar juga relatif mudah dijumpai di pasaran. Dikutip dari beberapa sumber, berikut manfaat ubi jalar yang baik untuk kesehatan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mata menjadi sehat
Foto: iStock
|
Ubi jalar kaya akan beta-karoten, yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh yang akan memperbaiki penglihatan. Mengonsumsi ubi jalar dapat menurunkan risiko mata rabun dan katarak.Kandungan antioksidan serta vitamin C dan E dalam ubi jalar telah terbukti mendukung kesehatan mata dan mencegah kerusakan degeneratif.
Meningkatkan daya tahan tubuh
Foto: iStock
|
Vitamin A dalam ubi jalar juga dapat memperbaiki fungsi-fungsi sel dalam tubuh, khususnya dalam masa pertumbuhan. Selain itu, jumlah harian vitamin A yang direkomendasikan setiap harinya dapat dicapai hanya dengan 100 gram ubi jalar.
Daya ingat yang tajam
Foto: iStock
|
Ubi jalar kaya akan vitamin B kompleks yang mengandung enzim esensial untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat. Konsumsi ubi jalar secara rutin juga mampu meningkatkan daya kerja otak.
Menurunkan risiko penyakit tidak menular
Foto: iStock
|
Mengonsumsi ubi jalar dipercaya mampu menurunkan risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung. Skala glikemik dalam ubi jalar tergolong rendah sehingga mencegah kenaikan gula darah. Kandungan serat juga dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.
Meningkatkan fungsi jantung
Foto: iStock
|
Ubi jalar mengandung kalium dan magnesium yang dapat menjaga tekanan darah pada jantung. Mempertahankan asupan natrium yang rendah juga membantu menjaga tekanan darah normal. Kandungan potasium dalam ubi jalar juga meminimalisir risiko serangan jantung.
Ubi jalar kaya akan beta-karoten, yang diubah menjadi vitamin A di dalam tubuh yang akan memperbaiki penglihatan. Mengonsumsi ubi jalar dapat menurunkan risiko mata rabun dan katarak.
Kandungan antioksidan serta vitamin C dan E dalam ubi jalar telah terbukti mendukung kesehatan mata dan mencegah kerusakan degeneratif.
Vitamin A dalam ubi jalar juga dapat memperbaiki fungsi-fungsi sel dalam tubuh, khususnya dalam masa pertumbuhan. Selain itu, jumlah harian vitamin A yang direkomendasikan setiap harinya dapat dicapai hanya dengan 100 gram ubi jalar.
Ubi jalar kaya akan vitamin B kompleks yang mengandung enzim esensial untuk meningkatkan kemampuan kognitif dan daya ingat. Konsumsi ubi jalar secara rutin juga mampu meningkatkan daya kerja otak.
Mengonsumsi ubi jalar dipercaya mampu menurunkan risiko obesitas, diabetes dan penyakit jantung. Skala glikemik dalam ubi jalar tergolong rendah sehingga mencegah kenaikan gula darah. Kandungan serat juga dapat membantu mengurangi kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung, dan diabetes tipe 2.
Ubi jalar mengandung kalium dan magnesium yang dapat menjaga tekanan darah pada jantung. Mempertahankan asupan natrium yang rendah juga membantu menjaga tekanan darah normal. Kandungan potasium dalam ubi jalar juga meminimalisir risiko serangan jantung.
(up/up)