Rabu, 12 Des 2018 16:00 WIB

Mengenal Cold Pressed Juice, Teknologi di Balik Jus 'Premium' yang Ngehits

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jus buah merupakan salah satu sumber nutrisi yang populer (Foto: iStock) Jus buah merupakan salah satu sumber nutrisi yang populer (Foto: iStock)
Jakarta - Konsumsi jus sudah terbukti sangat baik untuk kesehatan. Nggak hanya fisik, minum jus rutin bisa bikin mood pun membaik.

Sekarang banyak orang yang lebih memilih membeli jus daripada bikin sendiri. Selain biar nggak repot, jus dalam kemasan berisi kombinasi buah dan sayur yang menambah nilai gizi dan nutrisi.

Tren minum jus yang digemari masyarakat saat ini menggunakan teknologi Cold Press Juice, teknologi yang menghasilkan jus dalam kemasan dengan tetap mempertahankan 100 persen nutrisi dari buah dan sayur.

"Cold Press Juice menggunakan teknologi High Pressure (HPP) yang membuat jus lebih aman untuk dikonsumsi tanpa proses pemanasan yang tetap mampu mempertahankan cita rasa, nutrisi dan tekstur produk," ujar Richard Anthony, Manager Director Re-Juve, dalam Launching Indonesia's First Cold-Pressed Facility with High Pressure di Tangerang, Rabu (12/12/2018).

Teknologi Cold Press Juice menggunakan bahan baku buah dan sayuran segar tanpa tambahan air, gula, pemanis buatan atau pengawet.

Penggunaan metode HPP mematikan bakteri menggunakan tekanan tinggi pada suhu dingin sehingga meminimalisir risiko kontaminasi karena tidak ada kontak langsung dengan kandungan produk.



Proses yang dilakukan menggunakan suhu dingin dalam suhu 8-12 derajat celsius mulai dari pencucian buah sampai pengemasan untuk menjaga tekstur dan rasa buah dan sayur.

"Teknologi ini memungkinkan satu botol jus berisikan hampir satu kilogram kombinasi buah dan sayur. Lebih aman dari pasteurisasi karena masih ada kemungkinan kontaminasi," tambahnya.

Selain itu, masa tahan untuk jus dengan teknologi 'premium' ini mempunyai ketahanan lebih lama dibandingkan dengan produk pada umumnya yang hanya berkisar 3-4 hari.

"Selama seminggu tergantung jenis produk dan bahan yang diolah. Jadi masyarakat bisa menikmati jus yang sehat dan higienis lebih lama," pungkasnya.

Ahli nutrisi, Jansen Ongko, membenarkan bahwa jus yang diolah dengan proses cold press bisa tahan lebih lama. Namun ia menyarankan untuk menghabiskannya langsung, tidak disimpan terlalu lama.

"Jadi biar nggak kehilangan nutrisi, baiknya untuk segera konsumsi meski jusnya tahan lama dan kandungannya tetap terserap maksimal," tutupnya.

(kna/up)
News Feed