Senin, 27 Mei 2019 20:08 WIB

Tips Jaga Makan Biar Tak Melar Selama Cuti Bersama Idul Fitri

Rosmha Widiyani - detikHealth
Kendalikan pola makan kamu saat lebaran agar badan tidak jadi melar. (Foto: iStock) Kendalikan pola makan kamu saat lebaran agar badan tidak jadi melar. (Foto: iStock)
Jakarta - Cuti bersama telah diumumkan pemerintah pada 3,4, dan 7 Juni 2019 selama perayaan Idul Fitri. Layaknya hari perayaan, Idul Fitri biasanya penuh hidangan yang menggugah selera.

Seiring liburan yang panjang, lamanya waktu mengonsumsi makanan sesuai selera juga makin panjang. Dengan kecenderungan ini maka ada risiko makin gemuk usai liburan, plus kenaikan kadar gula, tensi, atau kolesterol.


Risiko tersebut tentunya bisa diantisipasi sejak dini. Dikutip dari Gulf News, berikut tips supaya nggak gampang gemuk saat cuti bersama.

1. Kembali ke pola makan biasa dengan perlahan

Sistem pencernaan perlu waktu adaptasi setelah terbiasa puasa lebih dari 12 jam. Langsung banyak makan setelah puasa berisiko mengakibatkan sakit perut, diare, dan berbagai masalah pencernaan lain. Hal ini bisa dimulai dengan memilih menu sarapan ringan yang mudah diterima tubuh misal sup.

2. Pastikan selalu konsumsi sayur

Hidangan di masa libur Lebaran biasanya menggunakan bahan utama daging yang diolah dengan banyak gula, garam, dan lemak. Meski enak, jangan sampai hanya mengonsumsi olahan daging setiap hari. Sayur yang dihidangkan segar atau dimasak simpel tanpa terlalu banyak gula, garam, dan lemak juga harus dikonsumsi. Konsumsi sayur memastikan kecukupan asupan nutrisi setiap hari.


3. Pilih buah sebagai camilan atau hidangan penutup

Lebaran identik dengan berbagai olahan kue kering yang manis yang kadang disertai berbagai camilan tradisional. Hidangan ini boleh saja dikonsumsi asal secukupnya dan tidak lapar mata. Buah segar bisa menjadi alternatif camilan yang lebih bermanfaat bagi tubuh dibandung kue atau camilan lain. Ngemil juga jangan sampai menggantikan makan utama karena sudah terlalu kenyang.

4. Cukup minum air putih

Selain makanan, tubuh juga perlu kecukupan konsumsi cairan setiap hari. Konsumsi 8-12 gelas air putih tiap hari bisa mencegah dehidrasi, menjaga fungsi tubuh, dan membantu mengendalikan rasa lapar. Minuman jus atau sari buah jangan sampai mengecoh pemenuhan cairan setiap hari, karena biasanya minum tersebut mangandung kadar gula tinggi. Air putih harus menjadi pilihan utama dibanding minuman lain dengan aneka rasa dan warna.

5. Olahraga dan minum obat

Ragam makanan dan minuman yang berlimbah berisiko meningkatkan berat badan, tekanan darah, kadar gula, kolesterol dalam tubuh selama liburan. Bagi yang sudah penyakit terkait hal tersebut, jangan lupa rutin minum obat untuk menjaga fungsi tubuh. Sementara bagi yang sehat, usahakan olahraga dan melakukan aktivitas fisik di sela liburan bersama keluarga. Kegiatan fisik ini mampu menjaga kesehatan tubuh dan bisa menjadi pengisi liburan bersama keluarga.

(up/up)