Rabu, 26 Jun 2019 10:35 WIB

Yesung SuJu Hanya Makan Sekali dalam 2 Hari, Berbahayakah?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Yesung mengaku makan sekali setiap 2 hari. Foto: SM Entertainment. Yesung mengaku makan sekali setiap 2 hari. Foto: SM Entertainment.
Jakarta - Yesung Super Junior baru-baru ini mengungkapkan bahwa dirinya tengah menerapkan metode diet dengan hanya makan satu kali dalam dua hari. Ia pun mengalami penurunan berat badan hingga 8 kilogram.

Mengetahui metode dietnya seperti itu, para fans pun mengkhawatirkan kondisinya. Dietnya disebut-sebut cukup ekstrem hingga menjadi topik perbincangan oleh para netizen.

"Mengapa mereka menulis artikel tentang metode diet saya sejak 3 tahun yang lalu seperti saya menggunakannya untuk comeback ini? Comeback ini, saya tidak turun berat badan, malah bertambah," ungkap Yesung dikutip dari allkpop.



Dikutip dari Health Line, seseorang yang tidak makan selama 8 jam, tubuh akan terus mencerna asupan makanan yang terakhir dikonsumsi. Tubuh akan menggunakan glukosa yang tersimpan sebagai energi.

Setelah 8 jam tanpa makan, tubuh akan menggunakan lemak yang disimpan untuk dijadikan energi. Tubuh akan terus menggunakan lemak yang tersimpan hingga 24 jam tanpa makan. Setelah lebih dari 24 jam, maka tubuh akan mengubah protein yang tersimpan untuk dijadikan energi.

Tidak makan seharian atau berpuasa memang bisa membuat berat badan seseorang turun. Namun jika tidak makan lebih dari 24 jam bisa berisiko pada komplikasi yang lebih besar. Salah satunya adalah hiipoglikemik, yaitu kadar gula darah yang rendah. Dan jika dibiarkan begitu saja dapat sangat berbahaya.



Membentuk Pola Makan yang Baik Sejak Dini:

(wdw/up)