Rabu, 17 Jul 2019 10:50 WIB

Hati-hati Terjebak, Makanan Enak Belum Tentu Baik untuk Kesehatanmu

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Makanan enak belum tentu baik untuk kesehatan. (Foto: shutterstock) Makanan enak belum tentu baik untuk kesehatan. (Foto: shutterstock)
Jakarta - Ayam goreng, burger, kentang goreng atau fast food lainnya memang menggiurkan. Tidak dapat dipungkiri, rasanya yang gurih bikin kita kadang ketagihan ingin makan lagi dan lagi.

Padahal kita pun rasanya sudah tahu bahwa makanan cepat saji mengandung lemak dan kalori yang sangat tinggi dan jika dikonsumsi berlebihan akan membuat tubuh terkena penyakit di masa yang akan datang.

"Makanan enak itu bukan yang enak di lidah aja tapi bisa bikin tubuh fit. Kalau habis makan ngantuk dan sakit perut berarti makannya nggak sehat," kata Chef Steby Rafael saat ditemui di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).


Sebenarnya bukan hanya fast food, tapi makanan apapun jika dikonsumsi terlalu sering akan membuat penumpukan lemak di tubuh. Apalagi jika tidak dibarengi dengan aktivitas fisik yang cukup.

Memang memulai untuk hidup lebih sehat itu gampang-gampang susah. Ahli gizi klinis, dr Diana F Suganda, MKes, SpGK mengatakan kalau ingin mengurangi gula, garam dan lemak (GGL) tidak usah ekstrem. Lakukan sedikit demi sedikit sampai lidah terbiasa.

"Untuk memulai hidup sehat kan memang kurangi gula atau garam. Kadang kalau langsung ekstrim akhirnya ada penolakan dalam diri," tutur dr Diana.

"Jadi bukan tambah sehat tapi stres. Lebih baik secara perlahan aja nggak usah terlalu ekstrim sampai lidah terbiasa," pungkasnya.



Hati-hati Terjebak, Makanan Enak Belum Tentu Baik untuk Kesehatanmu


Simak Video "Cara Makan Gorengan Tanpa Bikin Kolesterol Tinggi"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)