Senin, 19 Agu 2019 14:46 WIB

4 Risiko yang Dihadapi Saat Habis-habisan Memangkas Karbo

Nabila Ulfa Jayanti - detikHealth
Diet karbo juga punya efek samping (Foto: shutterstock) Diet karbo juga punya efek samping (Foto: shutterstock)
Jakarta - Mengurangi berat badan bisa jadi perlu dilakukan banyak orang entah untuk alasan kesehatan ataupun ingin kurus. Salah satu pilihannya adalah diet karbo.

Diet tanpa karbo baru-baru ini menjadi tren. Cara kerja diet ini adalah dengan memangkas karbohidrat sebanyak mungkin. Namun diet tanpa karbo punya beberapa risiko bagi tubuh, dikutip dari Health.com.

1. Tubuh Akan Kehilangan Nutrisi Penting
Memangkas banyak karbo akan berimbas pada kurangnya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan penting seperti vitamin, mineral, antioksidan, serat, prebiotik, dan lemak sehat yang ada dalam makanan justru tak dikonsumsi.

Padahal, belum ada suplemen yang bisa menggantikan segudang nutrisi tersebut. Pengurangan karbo yang berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kronis, seperti sakit jantung dan Alzheimer. Selain itu juga mempengaruhi fungsi imun serta kesehatan kognitif.

2. Kesehatan Pencernaan Menurun
Tubuh memerlukan setidaknya 25 gram serat setiap hari yang hanya didapat dari makanan yang mengandung karbohidrat. Diet yang tinggi serat mampu mengurangi risiko sakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi, obesitas, dan penyakit pencernaan lainnya. Meski ada suplemen serat di pasaran, tetapi sumber serat dari makanan utuh jauh lebih baik.



3. Mengalami Flu Rendah Karbo
Saat ini ada istilah keto flu, yakni gejala flu seperti sakit kepala, pusing, mual, yang muncul pada mereka yang baru menjalani diet keto. Hal tersebut juga terjadi pada orang-orang yang memangkas karbo habis-habisan. Gejala muncul karena jika biasanya otak menggunakan 60% karbohidrat untuk aktivitas, sekarang harus beradaptasi dengan sumber energi lain.

4. Kemungkinan Ada Efek Samping Sosial dan Psikologis
Diet yang terlalu ketat mampu membuat pola yang berujung pada gangguan makan. Hal ini bisa berimbas pada kualitas hidup dan kesehatan mental. Sebab, bisa jadi muncul ketakutan yang berlebihan pada makanan.

Diet tanpa karbo tidak direkomendasikan untuk dilakukan jangka panjang. Lebih baik lakukan plant-based diet atau diet berbasis nabati yang kaya serat dan karbohidrat yang jauh lebih sehat. Bahkan dalam ulasan dari 11 studi menyimpulkan bahwa diet jenis ini mampu memperbaiki kualitas emosional seseorang, termasuk depresi.



Simak Video "Ngiler Lihat Gorengan? Boleh Makan Asalkan..."
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)