Jumat, 15 Nov 2019 05:09 WIB

5 Penyebab Makan Berlebihan saat Sarapan, Salah Satunya Stres

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Sarapan tetap tidak boleh berlebihan (Foto: iStock) Sarapan tetap tidak boleh berlebihan (Foto: iStock)
Jakarta - Sarapan sangat penting namun bukan berarti kamu bisa mengonsumsi makanan di pagi hari secara berlebihan. Terkadang kita lupa untuk menjaga porsi makanan agar terasa 'asal kenyang'.

Makan berlebihan saat sarapan lebih baik dihindari karena bisa menyebabkan gangguan pencernaan nantinya. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah 5 penyebab makan berlebihan saat sarapan:



1. Tidak fokus

Seringkali kita berlebihan makan karena kita teralihkan perhatiannya, umumnya karena ponsel atau layar gadget lainnya. Gerakan simpel untuk lebih fokus saat makan bisa membantu mengendalikan kebiasaan makan berlebihan. Hindari bermain ponsel atau sarapan sambil menonton televisi, karena akan membuat kita tak fokus apa yang akan kita makan dan cenderung jadi tidak puas akan makanan kita.

2. Emosional

Sudah umum kita makan berlebihan saat kita merasa emosional, seperti sedih, marah, atau bahkan senang. Rasanya makanan tidak cukup untuk menutupi perasaan kita. Kamu bisa menyiasatinya dengan menelepon teman, mengobrol saat sarapan, atau ganti dengan berolahraga pagi misalnya berjalan kaki atau meditasi.

3. Stres

Survei American Psychological Association's Stress in America yang dipublikasikan pada Februari 2014, menemukan bahwa 38 persen orang dewasa makan berlebihan karena stres. Kadar hormon kortisol melonjak saat kita merasa stres dan hasilnya, begitu pula dengan nafsu makan kita, membuat kita lebih ngidam makanan berlemak atau manis. Bagi beberapa orang stres tidak dapat dihindari, namun bisa mengatasinya dengan olahraga pagi, sarapan yang lebih sehat, dan ganti pola hidup.

4. Diet dan melewatkan makanan

Diet kok malah makan kebanyakan? Membatasi diri kita untuk mengonsumsi makanan bisa mengacaukan kadar gula darah, membuat kita lebih mungkin makan berlebihan. Banyak studi yang menunjukkan bahwa semakin kita membatasi makanan yang kita makan, maka semakin mungkin kita akan merasa kelaparan dan secara tidak langsung berlebihan makan. Makanlah saat kamu lapar dan berhentilah saat kenyang.

5. Makanan dan minuman olahan

Makanan dan minuman olahan dicerna dengan cepat dan menyebabkan lonjakan gula darah. Tenggelamnya kadar gula darah setelahnya bisa membuatmu kelaparan. Ditambah lagi para ahli percaya bahwa makanan manis memiliki dampak yang sama pada reseptor dopamin di otak seperti opioid atau narkoba yang membuatmu kecanduan. Gantilah sarapanmu ke makanan yang mengandung protein, lemak sehat, dan serat.



Simak Video "Ternyata Ini Jumlah Kalori dalam Segelas Cheese Tea!"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)