Selasa, 03 Des 2019 16:38 WIB

Carb Cycling, Diet Karbo Alternatif yang Ampuh Turunkan Berat Badan

Meytha Dwi Cahyasari - detikHealth
Ilustrasi diet karbo. Foto: iStock Ilustrasi diet karbo. Foto: iStock
Jakarta - Tren diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak terus diminati terutama bagi kaum wanita. Faktanya karbohidrat tak perlu terlalu dihindari karena ia bagian dari makanan sehat, membantu mengisi nutrisi otak dan tubuh terutama saat latihan pembentukan otot.

Tapi, memang makan terlalu banyak karbohidrat juga bisa berkontribusi pada penyimpanan lemak dan kelebihan berat badan. Terkait hal tersebut beberapa ahli ada yang menyarankan diet karbo alternatif, carb cycling.



Apa sebenarnya yang dimaksud dengan carb cycling? Pelatih pribadi dan ahli nutrisi Brian Murray dari Motive Training menjelaskan ketika seseorang dalam masa latihan intensif di gym maka ia bisa mengonsumsi lebih banyak asupan karbohidrat.

Tujuan utamanya adalah agar saat latihan tubuh membakar energi dari karbohidrat, bukan protein. Sehingga asupan protein yang masuk ke dalam tubuh bisa lebih banyak digunakan untuk membangun jaringan otot.

Sementara ketika masuk masa istirahat maka hindari asupan tinggi karbohidrat. Tujuannya agar menghindari tubuh menyimpan glukosa ekstra sebagai lemak.

Georgie Fear, RD, penulis "Lean Habits for Lifelong Weight Loss" mengatakan dengan makan lebih sedikit karbohidrat pada hari istirahat, tubuh akan mengandalkan lemak sebagai sumber energi.



Simak Video "Sayuran-sayuran Ini Bisa Bantu Berat Badanmu Cepat Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/wdw)