Selasa, 07 Jan 2020 09:10 WIB

Sarapan dengan Makanan Kaya Protein Ini Agar Kenyang Lebih Lama

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Kacang kedelai, salah satu protein nabati. Foto: Istock
Jakarta - Mungkin kamu mendengar bahwa protein adalah kunci dari kenyangnya perut kita. Namun tak semua protein harus dipenuhi dengan daging-dagingan, kita juga bisa mendapatkan protein dari sumber nabati, menurut sebuah studi terbaru.

Memilih yang berbasis nabati tidak hanya baik untuk bumi, kata para peneliti, namun juga bisa membantumu cepat turun berat badan. Apa saja makanan tersebut?

Banyak vegan dan pelaku diet vegetarian yang menyasar tujuan untuk makan lebih sedikit sudah lama tahu manfaat dari biji-bijian seperti kacang dan polong sebagai sumber protein yang berharga. Namun sedikit yang tahu mereka bisa membuat tubuh kita kenyang lebih lama.

Dikutip dari Health.com, maka dari itu para peneliti dari University of Copenhagen di Denmark merekrut 43 pria muda dan menyajikan mereka tiga sarapan yang berbeda selama beberapa minggu.

Tiap sarapan berkisar antara 800 kalori, termasuk burger yang satu berisi daging domba dan babi tinggi protein, satu lagi terbuat dari kacang fava dan kacang kapri, dan satu burger rendah protein yang dibuat dari kacang fava, kacang kapri, dan kentang.


Beberapa jam setelah makan, para peserta ditanyai beberapa kali seberapa kenyang (dan seberapa lapar) yang mereka rasakan. Sekitar tiga jam setelah sarapan, mereka diberikan makan siang dan diinstruksikan untuk makan sebanyak yang mereka mau.

Sesuai dugaan, para peneliti menemukan bahwa protein memengaruhi seberapa lapar mereka saat makan siang. Terlihat bahwa yang makan protein berbasis nabati lebih kenyang ketimbang yang hewani atau daging, karena kandungan serat mereka.

Cynthia Sass, RD, editor nutrisi di Health.com setuju bahwa kombinasi protein dan serat dalam makanan-makanan tersebut mengenyangkan, menunda kembalinya rasa lapar, dan membuatmu kenyang tanpa merasa lesu atau berat.

Meski tak terlibat dalam studi tersebut, Cynthia menyebut sudah banyak riset yang menunjukkan bahwa kacang dan polong bisa menambah kalori dan pembakaran lemak, membantu menurunkan lemak perut, dan melindungi dari diabetes, serangan jantung, dan kanker.

"Kacang dan polong sangat murah, sedia kapan saja, bebas gluten secara alami, bukan alergen yang umum, dan luar biasa serba guna. Aku menggunakannya baik dalam makanan manis maupun asin, dari tumisan sampai smoothies, dan aku memanggang kue dengan tepung dari kacang atau polong," pungkas Cynthia.



Simak Video "Mau Makan Banyak Tapi Tetap Kurus?"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)