Senin, 10 Feb 2020 05:50 WIB

Daftar Sayuran yang Lebih Sehat Dimakan Mentah dan yang Harus Dimasak

Tri Suharyati - detikHealth
Fresh organic broccoli in an old metal colander shot on rustic wooden table. This vegetable is considered a healthy salad ingredient. Predominant colors are green and brown. Low key DSRL studio photo taken with Canon EOS 5D Mk II and Canon EF 100mm f/2.8L Macro IS USM Beberapa jenis sayuran lebih sehat dimakan mentah, sebagian lainnya harus dimasak (Foto: iStock)
Jakarta -

American Institute of Cancer Research (AICR) mengulas sebuah penelitian yang mengatakan, perempuan yang mengonsumsi 5,5 porsi sajian buah dan sayur setiap hari memiliki risiko 11 persen lebih rendah terkena kanker payudara daripada mereka yang mengonsumsi 2,5 porsi sajian sayur dan buah.

Porsi sajian didasarkan pada secangkir sayur dedaunan mentah, 1,5 cangkir sayur matang, atau 1,5 cangkir potongan buah/buah yang diolah.

Mengurangi konsumsi daging merah dan makanan cepat saji juga menjadi salah satu cara menghindari resiko kanker. Tak heran, diet mediterania menjadi salah satu sarana terbaik mengurangi resiko kanker dengan cara mengonsumsi sayuran mentah.

Mengonsumsi sayuran dalam kondisi mentah atau matang sama saja manfaatnya untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit. Namun, ada baiknya mengetahui sayuran apa saja yang baik dikonsumsi saat mentah dan matang. Berikut jenis sayuran yang baik dikonsumsi mentah dan matang.

Beberapa sayuran yang lebih baik dimakan mentah adalah:

1. Brokoli
Panas dapat mengurangi kandungan sulforaphane dalam brokoli. Padahal, senyawa ini dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.

2. Kol
Pemasakan dapat menghancurkan enzim myrosinase, yang juga dapat mencegah kanker.

3. Bawang putih
Juga mengandung senyawa sulfur (yaitu allicin) yang dapat mencegah pertumbuhan kanker. Senyawa allicin ini rentan terhadap panas.

4. Bawang bombay
Mengonsumsi bawang bombai mentah dapat membantu Anda dalam mencegah penyakit jantung karena kandungan antiplateletnya. Suhu panas dapat mengurangi kandungan ini.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pentingnya Peran Keluarga Dalam Dampingi Pasien Kanker"
[Gambas:Video 20detik]